Connect with us

Berita

Kemenag Luncurkan Program SERASI untuk Tekan Angka Perceraian

Kemenag luncurkan Program SERASI untuk tekan angka perceraian. Fokus pada relasi harmonis dan literasi keuangan bagi pasangan muda usia nikah 1–5 tahun.

Logompn

Published

on

Kemenag luncurkan program serasi untuk tekan angka perceraian
Ilustrasi Perceraian. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 24 Mei 2025 - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah memperkenalkan Program Sekolah Relasi Suami Istri (SERASI).

Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian di Indonesia.

Sasaran utama SERASI adalah pasangan muda dengan usia pernikahan antara satu hingga lima tahun, kelompok yang tercatat paling rentan mengalami perceraian.

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia melalui data Direktorat Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung, sebanyak 604.463 kasus perceraian dalam lima tahun terakhir terjadi pada pasangan dalam rentang usia pernikahan tersebut.

“Relasi Harmonis merupakan layanan pasca-akad (after akad services) yang dirancang untuk mencegah perceraian, terutama pada usia pernikahan 1 sampai 5 tahun. Banyak perceraian disebabkan oleh konflik berkepanjangan. Karena itu, kami ingin membekali pasangan dengan keterampilan komunikasi dan penguatan relasi suami istri,” ujar Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep Khairul Anwar, dalam kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Literasi Keuangan Keluarga di Jakarta, Rabu (21/5).

Dua Layanan Utama dalam Program SERASI

Program SERASI terdiri dari dua layanan utama, yakni Bimbingan Relasi Harmonis dan Bimbingan Literasi Keuangan Keluarga.

Melalui Bimbingan Relasi Harmonis, pasangan suami istri dibekali keterampilan mengenali potensi konflik rumah tangga, membangun komunikasi sehat, serta menyelesaikan masalah melalui musyawarah.

Program ini mendorong peran suami dan istri sebagai mitra yang saling mendukung dalam kehidupan rumah tangga.

Layanan kedua, Bimbingan Literasi Keuangan Keluarga, bertujuan meningkatkan kecakapan finansial pasangan muda.

Materi yang diberikan mencakup penyusunan anggaran, pengelolaan dana darurat, hingga pemahaman investasi berbasis syariah.

“Di era digital, godaan keuangan sangat besar. Belanja online, pinjaman daring, dan perputaran uang digital yang cepat bisa menggoyahkan rumah tangga jika tidak dibarengi dengan kecakapan finansial,” jelas Cecep.

Baca Juga:  Ini Cara Daftar Nikah Massal yang Diselenggarakan oleh Kemenag!

Didampingi Penghulu dan Penyuluh Agama

Program SERASI akan melibatkan penghulu dan penyuluh agama yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

Mereka tidak hanya melayani di Kantor Urusan Agama (KUA), tetapi juga aktif mendampingi pasangan muda di lingkungan masing-masing.

“Kami ingin problematika keluarga di Indonesia diselesaikan dengan baik, ketahanan keluarga meningkat, dan angka perceraian menurun,” ujar Kepala Subdirektorat Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto.

(AKM/NID/RAD)

Trending