Connect with us

Berita

Tunjangan Profesi Guru Kemenag Naik 700 Persen, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Menag Nasaruddin Umar menyebut tunjangan profesi guru di lingkungan Kemenag naik 700 persen, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Actress 1299250

Published

on

Tunjangan Profesi Guru Kemenag Naik 700 Persen, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Sambutan Kemenag di Acara Zikir dan Doa Kebangsaan pada Sabtu (1/8). Gambar: YouTube/Kemenag RI

MPN Indonesia 3 Agustus 2026 - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan kenaikan tunjangan profesi guru di lingkungan Kementerian Agama yang mencapai 700 persen. Kenaikan tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

“Peningkatan kompetensi guru melalui pendidikan profesi guru (PPG) dan pemberian hak melalui tunjangan profesi guru telah mengalami kenaikan 700 persen, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia,” ujar Nasaruddin dalam sambutannya di acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8), dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Kemenag RI.

Memperkuat Pendidikan melalui Beasiswa

Selain kenaikan tunjangan profesi, Nasaruddin juga menyampaikan upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan melalui sejumlah program.

Dia menyebutkan terdapat 5,1 juta siswa penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di lingkungan Kementerian Agama. Adapun di perguruan tinggi keagamaan, terdapat 289.295 mahasiswa yang menerima bantuan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Para penerima beasiswa tersebut diharapkan mampu menjadi calon penerus yang memperkenalkan cara pandang dan sikap beragama yang adil dan berimbang.

Transformasi Sarana dan Prasarana Pendidikan

Selain program beasiswa, perwujudan transformasi pendidikan dilakukan melalui sarana dan prasarana. Menurut data yang disampaikan, terdapat 556 sekolah keagamaan yang telah direvitalisasi.

“Pembangunan 352 madrasah serta 34 perguruan tinggi keagamaan negeri,” ujar dia.

Sementara itu, dalam hal digitalisasi, penguatan pembelajaran dilakukan melalui pendistribusian 2.180 papan interaktif digital kepada 551 madrasah. 

Menurut Nasaruddin, program-program tersebut merupakan upaya menyiapkan kualitas manusia untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

“Bagi kami, seluruh capaian itu bukanlah garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” ujar dia.

Baca Juga:  Peringati Hari Tuberkulosis Sedunia, Pemerintah Luncurkan Kampung Siaga TBC di Jakarta Timur

(AKM/NID/RAD)

Trending