Berita
KPAI Jamin Sekolah Rakyat Aman untuk Anak
KPAI memastikan bahwa Sekolah Rakyat yang berkonsep asrama akan menjadi lingkungan aman dan ramah anak.
MPN Indonesia 4 Juli 2025 - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memastikan bahwa Sekolah Rakyat yang berkonsep asrama akan menjadi lingkungan aman dan ramah anak.
Modul perlindungan dan pengasuhan anak telah resmi masuk ke dalam kurikulum sekolah guna mencegah praktik perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.
“Untuk Sekolah Rakyat ini karena berbasis asrama harus mendapat pengasuhan. Kami sudah bahas dengan beberapa kementerian terkait mengenai adanya modul perlindungan dan pengasuhan,” ujar Komisioner KPAI Ai Rahmayanti dalam konferensi pers Retret Tahap II Kepala Sekolah Rakyat di Jakarta Selatan, Rabu (2/7).
Langkah Perlindungan Anak dari Kekerasan
Modul perlindungan dan pengasuhan ini nantinya akan menjadi pedoman utama bagi kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik dalam mewujudkan lingkungan inklusif dan berbasis hak anak.
“Artinya meski ada pengasuh pengganti tetap, ini harus berbasis pada hak anak dan HAM, agar kekerasan bisa dimitigasi,” ucap Ai.
“Harus ada kebijakan keselamatan anak, mulai dari penyadaran, pencegahan, pelaporan, hingga penanganan,” lanjutnya.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang turut hadir menekankan pentingnya pembekalan bagi pendidik agar memahami isi modul secara menyeluruh.
Untuk itu, Kemensos menggandeng KPAI dan kementerian terkait dalam pembinaan kepada seluruh tenaga pengajar.
“Kita masukkan bagian dari kurikulum kita dan modul-modulnya agar kepala sekolah dan guru memahami dengan baik,” jelas Gus Ipul.
Selain pembekalan modul, upaya pencegahan kekerasan di Sekolah Rakyat juga dilakukan melalui penggunaan teknologi seperti pemasangan CCTV.
Matrikulasi Sekolah Rakyat Dimulai 14 Juli
Gus Ipul juga menyampaikan bahwa masa matrikulasi dan orientasi Sekolah Rakyat akan dimulai pada 14 Juli 2025.
Sebanyak 100 titik sudah siap, dan 100 titik tambahan akan menyusul secara bertahap.
“Insya Allah bisa tampung lebih dari 10 ribu siswa. Yang 100 titik di 14 Juli, lalu sebagian lagi di akhir Juli tergantung kesiapan sarana dan prasarana,” kata dia.
Adapun peluncuran resmi Sekolah Rakyat masih menunggu jadwal Presiden Prabowo Subianto.
“Peluncuran resminya nanti oleh presiden, tinggal nunggu waktunya. Jadi 14 Juli masuk masa matrikulasi, masa orientasi, masa saling mengenal,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
