Connect with us

Berita

Bocah PAUD di Bandung Dijambret, Anting Emas Raib Diambil Paksa dari Telinga Korban

Seorang bocah PAUD di Bandung jadi korban penjambretan anting emas di Jalan Maleber Utara. Polisi sedang menyelidiki kasus ini.

Actress 1299250

Published

on

Bocah PAUD di Bandung Dijambret, Anting Emas Raib Diambil Paksa dari Telinga Korban
Bocah PAUD di Bandung Dijambret, Anting Emas Raib Diambil Paksa dari Telinga Korban. Gambar: Tribunnews Cirebon

MPN Indonesia 16 Januari 2025 - Seorang bocah berusia 6 tahun menjadi korban penjambretan di sebuah gang di RT 3, RW 3, Jalan Maleber Utara, Kelurahan Garuda, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Insiden ini terjadi pada siang hari, Selasa (14/1), ketika korban berjalan pulang dari sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bersama seorang temannya.

Dalam kejadian tersebut, pelaku mengambil paksa anting emas milik korban.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula saat korban dan temannya sedang berjalan menuju rumah mereka.

Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria mengenakan jaket abu-abu, celana pendek, dan topi mendekati korban dengan berpura-pura menyapa.

Namun, tiba-tiba pelaku merampas anting emas yang dikenakan korban.

Guru korban, Dede Linda (43), menjelaskan bahwa pelaku sempat bertanya kepada korban tentang sekolahnya sebelum dengan cepat mengambil salah satu anting.

“Saat itu pelaku nanya ‘dek sekolah di mana’ sambil mencabut anting. Anak berontak dan lari ke sekolah, sementara temannya pulang ke rumah,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian pada Rabu (15/1).

Situasi di Lokasi Saat Kejadian

Kondisi jalan di sekitar lokasi diketahui sedang sepi, dan korban serta temannya kebetulan tidak diantar oleh orang tua mereka pada hari itu.

“Kebetulan gak diantar biasanya kan diantar jemput namanya PAUD, tapi kebetulan hari itu gak diantar,” jelasnya.

Biasanya, anak-anak PAUD diantar jemput oleh orang tua mereka. Namun, pada hari kejadian, korban berjalan tanpa pengawasan orang dewasa.

Menurut Dede Linda, insiden ini membuat korban sangat ketakutan. Korban melarikan diri ke sekolah sambil menangis dan kemudian diantar pulang ke rumah oleh guru.

Baca Juga:  Dirut BNI Janji Kembalikan Dana Gereja Aek Nabara Rp28 M Hari Ini

Hingga saat ini, korban masih trauma dan belum kembali bersekolah.

“Korban masih ketakutan bertemu orang asing. Dia mengaku trauma dan sementara waktu belum mau masuk sekolah,” jelas Dede.

Penyelidikan Kasus

Aksi penjambretan ini terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Namun, identitas pelaku sulit dikenali karena wajahnya tidak terlihat jelas dalam rekaman tersebut.

Warga setempat juga tidak mengenal pelaku, yang berjalan santai meninggalkan tempat kejadian setelah melancarkan aksinya.

Pihak kepolisian telah menerima laporan terkait insiden ini.

Kasi Humas Polrestabes Bandung, AKP Nurindah, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa petugas telah melakukan pemeriksaan di lokasi.

“Sudah dicek dan dalam penyelidikan,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku atau tindak lanjut lainnya dari pihak berwajib.

Trending