Connect with us

Kriminal

Dua Mantan Anggota TNI AD Terlibat Pasok Senjata KKB Papua

Dua mantan anggota TNI AD terlibat penyelundupan senjata ke KKB Papua. Polisi mengungkap jaringan pemasok dengan modus terstruktur dan mengamankan ribuan amunisi.

Logompn

Published

on

Dua mantan anggota tni ad terlibat pasok senjata kkb papua
Dua Mantan Anggota TNI AD Terlibat Pasok Senjata KKB Papua. Kompas/Roberthus Yewen

MPN Indonesia 12 Maret 2025 - Dua mantan anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terlibat dalam kasus penyelundupan senjata api (senpi) dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Keduanya, Yuni Enumbi dan Eko Sugiyono, sebelumnya bertugas di Kodam XVIII/Kasuari sebelum dipecat pada 2022 atas kasus yang sama.

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Patrige Petrus Rudolf Renwarin, mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan bagian dari jaringan penyelundupan yang berhasil diungkap aparat gabungan dalam Operasi Damai Cartenz 2025.

Selain dua mantan anggota TNI AD, lima tersangka lainnya juga ditangkap terkait kasus ini.

Penangkapan dan Peran Tersangka

Yuni Enumbi ditangkap oleh Satgas Operasi Damai Cartenz bersama tim Opsnal Polda Papua dan Reskrim Polres Keerom di Kampung Ampas, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, pada (6/3).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Yuni berperan sebagai tersangka utama dalam penyelundupan ini.

Kapolda Papua menjelaskan bahwa Yuni Enumbi telah dipecat dari TNI AD karena kasus serupa pada 2022.

“Faktanya adalah Yuni Enumbi mantan anggota TNI AD yang bertugas di Kodam XVIII/Kasuari. Tersangka telah dipecat pada 2022 karena melakukan kasus yang sama, yakni penyelundupan senpi dan amunisi,” ujar Kapolda Papua, Patrige Petrus kepada wartawan, dalam jumpa pers di Mapolda Papua, pada Selasa (11/3).

Sementara itu, Eko Sugiyono, yang berdomisili di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, juga dipecat atas kasus yang sama.

“Keduanya pernah bertugas di Kodam XVIII/Kasuari Papua Barat,” tambah Patrige.

Selain Yuni dan Eko, polisi juga menangkap Teguh Wiyono, warga Bojonegoro, yang diduga sebagai pemasok utama senjata ke KKB Papua.

Baca Juga:  Waduh! Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Kok Bisa?

Ia mendapatkan amunisi pabrikan dari rekannya yang masih dalam pencarian.

Modus Operandi Penyelundupan Senjata

Jaringan penyelundupan ini memiliki modus operandi yang terstruktur.

Teguh Wiyono bersama dua tersangka lainnya, Mukhamad Kamaludin dan Pujiono, memproduksi serta mendistribusikan senjata rakitan dari Bojonegoro, Jawa Timur, ke Papua.

Menurut Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Farman, amunisi yang diamankan memiliki karakteristik militer.

“Ini (amunisi) pabrikan, yang diduga didapat dari rekannya,” ujarnya pada (11/3).

Dalam satu transaksi, jaringan ini menggunakan metode pengiriman tersembunyi dengan cara membongkar dan menyimpan senjata di dalam tabung mesin kompresor sebelum dikirim melalui ekspedisi khusus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka mengirim enam pucuk senjata api rakitan dengan total nilai transaksi mencapai Rp1,3 miliar.

Polda Jatim juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk 17 senpi rakitan, 3.573 butir amunisi, serta berbagai peralatan untuk pembuatan senjata seperti mesin bubut dan alat las.

Selain itu, uang tunai sebesar Rp369,6 juta turut disita sebagai barang bukti.

Komitmen Aparat Menutup Jalur Penyelundupan

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk memutus jalur penyelundupan senjata ke Papua.

“Kami tidak akan memberikan ruang kepada para pelaku yang ingin memasok senpi dan amunisi kepada kelompok bersenjata di Papua,” tegasnya.

Operasi ini melibatkan koordinasi antara Polda Papua, Polda Jawa Timur, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Polda Papua Barat.

Dengan operasi gabungan ini, aparat berupaya menutup akses distribusi senjata ke wilayah konflik.

Sanksi Hukum bagi Para Tersangka

Enam tersangka dalam kasus ini dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Berdasarkan pasal tersebut, mereka terancam hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman penjara sementara maksimal 20 tahun.

Baca Juga:  Heboh! TKW Asal Jember Ditemukan Masih Hidup Dalam Peti Es di Vietnam

Penegakan hukum terhadap jaringan ini diharapkan dapat mengurangi suplai senjata bagi KKB Papua serta menekan aktivitas kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga5 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita25 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita32 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita57 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending