Connect with us

Kriminal

Kapolres Ngada Bayar Muncikari Rp3 Juta Untuk Hubungan Intim Dengan Anak 6 Tahun

Kapolres Ngada nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman diduga membayar muncikari Rp3 juta untuk melakukan pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur.

Logompn

Published

on

Kapolres ngada bayar muncikari rp3 juta untuk hubungan intim dengan anak 6 tahun
Kapolres Ngada Bayar Muncikari Rp3 Juta Untuk Hubungan Intim Dengan Anak 6 Tahun. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 12 Maret 2025 - Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fajar Widyadharma Lukman, Kapolres Ngada nonaktif, diduga melakukan pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur di Kota Kupang.

Kasus ini bermula dari laporan otoritas Australia yang menemukan video cabul di sebuah situs porno yang berlokasi di Kota Kupang.

Dalam video tersebut, Fajar diduga melakukan hubungan intim dengan seorang anak perempuan berusia enam tahun.

Untuk melancarkan aksinya, Fajar membayar seorang muncikari berinisial F sebesar Rp3 juta.

Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditkrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendalami kasus ini.

Hingga (12/3/2025), polisi telah memeriksa sembilan orang saksi, termasuk muncikari F.

“Yang bersangkutan memesan anak tersebut melalui seseorang yang berinisial F dan disanggupi oleh F untuk menghadirkan anak tersebut,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT, Kombespol Henry Novika Chandra, dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com, pada Rabu (12/3).

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Hendry Novika Chandra, Fajar memesan seorang anak perempuan melalui muncikari F.

Muncikari F kemudian membawa korban ke salah satu kamar hotel di Kota Kupang, tempat Fajar menunggu.

Setelah itu, Fajar memberikan imbalan sebesar Rp3 juta kepada muncikari F.

Korban sendiri tidak menerima uang, tetapi diajak makan dan bermain oleh muncikari F sebelum dicabuli oleh Fajar di hotel.

Saat melakukan aksinya, Fajar merekam video dan menyebarkannya ke situs porno Australia.

Otoritas Australia kemudian menyelidiki video tersebut dan menemukan bahwa lokasi video berada di Kota Kupang.

Otoritas Australia lalu melaporkan temuan ini ke Pemerintah Indonesia, yang kemudian memicu penyelidikan oleh Polda NTT.

Baca Juga:  Jadi Korban TPPO di Makassar, Wanita Majalengka Alami Kekerasan Fisik

Respons dan Tindak Lanjut

Polda NTT menyampaikan permohonan maaf atas kasus ini.

“Mohon maaf dengan kejadian ini,” kata Komisaris Besar Henry Novika Chandra.

Pihaknya berjanji akan menegakkan hukum sesuai aturan yang berlaku dan membuka diri untuk pengawasan publik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT, Komisaris Besar Patar Silalahi, menyatakan bahwa Fajar memesan kamar hotel menggunakan surat izin mengemudi atas namanya, yang tidak terbantahkan.

Fajar dijerat dengan Pasal 6 Huruf C dan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Aktivis kemanusiaan Gabriel Goa dan pemerhati masalah perempuan dan anak di NTT, Sarah Lery Mboeik, mengecam keras tindakan Fajar.

Mereka menuntut evaluasi menyeluruh terhadap perilaku anggota Polri dan mendesak agar seleksi masuk anggota Polri dilakukan secara jujur dan bebas dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme.

Kasus ini masih terus berjalan dan Fajar masih diperiksa di Mabes Polri. Kasus ini menjadi sorotan dalam penegakan hukum dan kriminal di Indonesia, terutama terkait dengan perdagangan orang dan perlindungan anak.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga11 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita30 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita38 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending