Kriminal
Warga Bojonegoro Akui Dapat Senjata dan Amunisi Pabrikan Dari Rekan, Mantan Anggota TNI Ikut Jadi Tersangka
Polda Jatim mengungkap jaringan penyelundupan senjata untuk KKB Papua, melibatkan warga Bojonegoro dan eks anggota TNI. Polisi terus menyelidiki pemasok amunisi.
MPN Indonesia 12 Maret 2025 - Polda Jawa Timur terus menyelidiki kasus penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga dipasok untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Sejumlah tersangka, termasuk warga Bojonegoro dan dua mantan anggota TNI, telah diamankan terkait kasus ini.
Amunisi Pabrikan untuk Militer
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Farman, mengungkapkan bahwa amunisi yang ditemukan dalam kasus ini berasal dari produksi pabrikan.
Amunisi tersebut diduga diperoleh oleh tersangka utama, Teguh Wiyono, dari seorang rekan yang identitasnya masih diselidiki.
“Ini (amunisi) pabrikan, yang diduga didapat dari rekannya,” ujar Kombes Pol Farman kepada wartawan, dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, pada Selasa (11/3/2025).
Pihak kepolisian masih menelusuri lebih lanjut siapa pemasok utama amunisi tersebut. Berdasarkan karakteristiknya, amunisi ini diperuntukkan bagi keperluan militer.
Sebanyak 1.147 butir amunisi dengan berbagai kaliber telah diamankan sebagai barang bukti. Rinciannya meliputi:
- 578 butir kaliber 7.62
- 586 butir kaliber 5.56
- 190 butir kaliber 9×19
- 47 butir kaliber 45mm
- 1 butir kaliber 28mm
- 1 butir kaliber 78mm
- 43 butir hampa kaliber 5.56
- 1 butir karet kaliber 5.56
Jaringan Pembuatan dan Distribusi Senjata
Teguh Wiyono, warga Bojonegoro, diketahui berperan sebagai pemasok dan distributor senjata api.
Bersama dua rekannya, Mukhamad Kamaludin dan Pujiono, mereka terlibat dalam produksi senjata api yang kemudian dikirim ke KKB Papua.
Mukhamad Kamaludin bertugas sebagai operator mesin perakitan senjata, sementara Pujiono berperan dalam pembuatan popor senjata.
Ketiganya diduga menjalankan kegiatan ini di Perumahan Kalianyar Citra Modern, Bojonegoro.
Selain mereka, dua mantan anggota TNI, Yuni Enumbi dan Eko Pujiono, juga terlibat dalam jaringan ini.
Keduanya merupakan mantan anggota Kodim 18 Kasuari yang berperan sebagai penyumbang dana serta penyimpan senjata.
Sementara itu, tersangka lainnya, Adi Pamukas, diketahui menyimpan senjata dan amunisi di Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pengungkapan Kasus Berawal dari Penyelidikan di Papua
Kapolda Jawa Timur, Komjen Imam Sugianto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Papua.
“Dari hasil pengembangan kasus di Papua, diketahui bahwa pemasok senjata berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, pada Selasa (11/3).
Dua tersangka yang diamankan lebih dahulu di Papua dan Papua Barat merupakan mantan anggota TNI.
Dari keterangan mereka, polisi berhasil melacak bahwa senjata yang dikirim ke KKB dirakit di Bojonegoro.
Ancaman Hukuman Berat
Para tersangka dalam kasus ini dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Pasal ini mengatur tentang kepemilikan dan penggunaan senjata api secara ilegal oleh warga sipil.
Ancaman hukumannya berupa hukuman mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara hingga 20 tahun.
Polda Jatim terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan pemasok senjata dan amunisi yang lebih luas.
Identitas pihak yang memberikan amunisi kepada Teguh Wiyono masih dirahasiakan sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dalam penyelidikan kasus ini.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
