Connect with us

Berita

Lama Terbengkalai, Pramono Hidupkan Lagi Planetarium TIM

Pramono Anung mengaktifkan kembali Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, setelah lebih dari satu dekade tidak beroperasi secara optimal.

Logompn

Published

on

Pramono kembali aktifkan planetarium tim
Pramono Kembali Aktifkan Planetarium TIM | Gambar: Traveloka

MPN Indonesia 30 Desember 2025 - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengaktifkan kembali Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, setelah lebih dari satu dekade tidak beroperasi secara optimal.

Saat meninjau Planetarium, ia menyatakan bahwa pembukaan teater khusus tersebut dilakukan setelah sekitar 13 tahun tidak dimanfaatkan secara maksimal sejak 2012.

“Setiap hari Dirut Jakpro saya kejar-kejar, Alhamdulillah kemarin kita resmikan. Dan bagus banget. Planetarium ini kan salah satu peninggalannya Bang Ali (eks Gubernur Jakarta Ali Sadikin). 13 tahun enggak pernah diapa-apain,” katanya kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (24/12).

Akses Gratis untuk Pelajar Selama 3 Bulan

Dalam kesempatan berbeda, Pramono menegaskan bahwa pengaktifan ini bukan sekadar pembukaan kembali bangunan, melainkan menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung melalui pendekatan edukasi modern.

Ia menyampaikan bahwa Planetarium TIM kini tidak hanya menampilkan materi astronomi konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi terkini.

Kehadiran artificial intelligence (AI) memungkinkan pengunjung berinteraksi secara langsung, sehingga pengalaman belajar sains dan antariksa menjadi lebih mudah dipahami.

Dalam pengoperasian kembali tersebut, Pramono memastikan bahwa tiket masuk Planetarium TIM akan digratiskan bagi pelajar selama tiga bulan.

Kebijakan ini berlaku bagi pelajar asal Jakarta maupun dari luar daerah, terutama selama masa liburan. Menurutnya, kebijakan tersebut ditujukan untuk menarik minat pelajar agar kembali mengenal sains melalui sarana edukatif.

“Untuk pelajar Jakarta yang ingin memanfaatkan ini selama tiga bulan akan kami gratiskan. Tetapi untuk orang tua dan pendamping yang bukan pelajar tetap membayar seperti biasa,” ujarnya pada Selasa (23/12).

Ia menambahkan bahwa pengaturan teknis, termasuk kuota kunjungan pelajar, mekanisme kunjungan sekolah, dan tarif umum, akan ditetapkan oleh manajemen Planetarium TIM bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Baca Juga:  5.100 Unit Ponsel Ilegal Senilai Rp17,62 Miliar di Jakarta Barat Disita Kemendag

Sejarah Panjang Planetarium

Diketahui, Planetarium memiliki sejarah panjang sejak diprakarsai Presiden Sukarno pada 1964 dengan tujuan memajukan ilmu astronomi dan mengurangi kepercayaan terhadap takhayul.

Fasilitas ini dibangun di kawasan TIM dan resmi beroperasi pada 1 Maret 1969 oleh Gubernur Jakarta saat itu, Ali Sadikin.

Pada masa awal, Planetarium Jakarta menjadi pusat edukasi astronomi pertama di Asia Tenggara dengan pertunjukan simulasi langit dan observasi benda langit untuk masyarakat umum.

Kemudian pada 2002, Badan Pengelola Planetarium dan Observatorium Jakarta mengalami perubahan status menjadi Unit Pelaksana Teknis di bawah Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Provinsi Jakarta sebagaimana diatur dalam Keputusan Gubernur Provinsi Jakarta Nomor 118 Tahun 2002.

Seiring waktu, Pemerintah Provinsi Jakarta melakukan renovasi besar sebagai bagian dari revitalisasi kawasan TIM pada 2019.

Renovasi tersebut sempat mengalami kendala dan tersendat dalam periode 2021 hingga 2024. Namun, pada Desember 2025, Planetarium Jakarta kembali beroperasi dengan konsep pusat edukasi sains dan antariksa modern.

Menurut Pramono, teknologi dan tampilan baru planetarium diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk mempelajari astronomi dan sains secara lebih luas.

“Maka inilah untuk meng-attract, menarik mereka untuk melihat ini. Dan saya yakin-seyakinnya ketika mereka melihat tadi, termasuk artificial intelligence yang ada, saya yakin mereka pasti akan tertarik,” tuturnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending