Connect with us

Berita

Mahasiswa Unhas Bantu Petani Bone Lebih Produktif lewat Pelatihan Teknologi Pertanian

Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin memperkuat regenerasi petani melalui program Sikola P4S Lamellong di Bone, Sulawesi Selatan.

Logompn

Published

on

Mahasiswa Unhas Bantu Petani Bone Lebih Produktif lewat Pelatihan Teknologi Pertanian
Mahasiswa Unhas Bantu Petani Bone Lebih Produktif lewat Pelatihan Teknologi Pertanian. Gambar: Dok. Universitas Hasanuddin

MPN Indonesia 12 Agustus 2026 - Di tengah upaya memperkuat swasembada pangan, Tim PPK Ormawa UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (KPI) Universitas Hasanuddin menjalankan program Sikola P4S Lamellong melalui inisiatif Mannennungeng di Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.

Program ini berfokus pada penguatan kelembagaan petani melalui pelatihan, penyusunan modul, pengembangan kurikulum, serta pendampingan berkelanjutan agar P4S Lamellong menjadi pusat edukasi dan difusi teknologi pertanian.

Kegiatan tersebut mendukung penguatan kapasitas petani sekaligus menjawab tantangan regenerasi petani di Indonesia.

Regenerasi petani merupakan salah satu fokus utama Kementerian Pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Arah kebijakan tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kebijakan Kementerian Pertanian tahun 2026 yang menekankan peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi, dan penguatan kelembagaan petani.

Regenerasi Petani Didorong melalui P4S Lamellong

Regenerasi Petani Didorong melalui P4S Lamellong
Regenerasi Petani Didorong melalui P4S Lamellong. Gambar: Dok. Universitas Hasanuddin

Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pembangunan sektor pertanian.

Tantangan tersebut meliputi menurunnya minat generasi muda terhadap pertanian, lemahnya kelembagaan petani, serta terbatasnya akses terhadap teknologi dan pelatihan.

Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi keberlanjutan produksi pangan apabila tidak diimbangi penguatan sumber daya manusia pertanian dan kelembagaan petani.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari arah pembangunan pertanian nasional.

Data Sensus Pertanian 2023 menunjukkan Indonesia memiliki 25,12 juta rumah tangga usaha pertanian dan 27,37 juta rumah tangga petani.

Sebagian besar petani berusia di atas 45 tahun sehingga regenerasi petani menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Selanjutnya, Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) berperan meningkatkan kapasitas petani melalui pendidikan nonformal, pelatihan, pendampingan, serta diseminasi inovasi teknologi pertanian.

Baca Juga:  Pengacara di Bone Tewas Ditembak Pakai Senapan Angin, Kakak Ungkap Korban sedang Menangani Kasus Hukum

P4S juga menjadi wadah bagi petani untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta mengembangkan usaha tani yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Peran tersebut sejalan dengan Rencana Strategis BPPSDMP 2025–2029 yang menempatkan penguatan kelembagaan dan regenerasi petani sebagai strategi pembangunan pertanian nasional.

P4S Lamellong Perkuat Kapasitas Petani di Bone

P4S Lamellong Perkuat Kapasitas Petani di Bone
P4S Lamellong Perkuat Kapasitas Petani di Bone. Gambar: Dok, Universitas Hasanuddin

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin menghadirkan Sikola P4S Lamellong sebagai program unggulan dalam inisiatif Mannennungeng di Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.

Program ini berfokus pada penyusunan modul pelatihan, pengembangan kurikulum manajemen kelembagaan, serta pendampingan berkelanjutan.

Tujuannya agar P4S Lamellong mampu menjadi pusat edukasi sekaligus difusi teknologi pertanian cerdas.

Melalui program tersebut, petani memperoleh peningkatan keterampilan teknis budidaya sekaligus kemampuan mengelola organisasi.

Mereka juga dibekali penyusunan perencanaan usaha tani, pembangunan jejaring kemitraan, serta penerapan inovasi pertanian modern.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kelembagaan petani sebagai fondasi pembangunan pertanian berkelanjutan.

Selain itu, peningkatan kapasitas individu juga berjalan seiring dengan penguatan organisasi.

Inovasi Pertanian dalam Program Mannennungeng

Dalam program Mannennungeng, penguatan P4S Lamellong diintegrasikan dengan berbagai inovasi pertanian.

Integrasi tersebut menjadikan pusat pelatihan sebagai lokasi pembelajaran sekaligus demonstrasi teknologi.

Beberapa inovasi yang diterapkan meliputi:

  • Alternate Wetting and Drying (AWD) berbasis Internet of Things (IoT).
  • Pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik.
  • Pemanfaatan limbah menjadi pakan ternak.
  • Penerapan pola tanam Jajar Legowo.
  • Introduksi varietas unggul.
  • Teknologi pengendalian hama ramah lingkungan.

Berbagai teknologi tersebut dapat langsung dipraktikkan oleh petani dalam kegiatan budidaya.

Dengan demikian, proses pembelajaran berlangsung bersamaan dengan penerapan inovasi di lapangan.

Selain itu, perkembangan digitalisasi pertanian, sistem irigasi hemat air, sensor IoT, hingga pertanian presisi membutuhkan proses transfer pengetahuan yang efektif.

Baca Juga:  Dalam Pidatonya Prabowo Subianto Tekankan Swasembada Pangan dalam Waktu Sesingkat-singkatnya

Dalam konteks tersebut, P4S Lamellong berfungsi sebagai penghubung antara hasil inovasi, penyuluhan, dan praktik lapangan.

Penguatan Kelembagaan Berlanjut di Desa Kajaolaliddong

Pendampingan yang dilakukan melalui Sikola P4S Lamellong diarahkan untuk melahirkan kader-kader petani yang mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian di Desa Kajaolaliddong.

Program tersebut juga memperkuat kapasitas organisasi agar mampu mengelola inovasi secara mandiri serta memperluas jejaring kolaborasi.

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2023). Sensus Pertanian 2023 (ST2023): Mencatat pertanian Indonesia. https://sensus.bps.go.id/main/index/st2023

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian. (2025). Draft Rencana Strategis (Renstra) BPPSDMP 2025–2029. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.https://polbangtanyoma.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/Draft-Renstra-BPPSDMP-2025-2029.pdf

Kementerian Pertanian RI. (2026). Menteri Pertanian: Regenerasi Petani Menjadi Fokus Utama Mewujudkan Swasembada Pangan. https://www.pertanian.go.id/?act=view&id=7090&show=news⁠

(AKM/NID/RAD)

Trending