Connect with us

Berita

Memanas! Gus Yahya Copot Gus Ipul dari Sekjen PBNU

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mencopot Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU.

Logompn

Published

on

Gus yahya copot gus ipul dari sekjen pbnu
Gus Yahya Copot Gus Ipul dari Sekjen PBNU | Gambar: Dok. NU Online

MPN Indonesia 29 November 2025 - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mencopot Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU.

Posisi yang ditinggalkan Gus Ipul kini dijabat oleh Amin Said Husni, sementara Gus Ipul dipindahkan ke jabatan baru sebagai Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Hukum, dan Media.

Rotasi ini ditetapkan dalam Rapat Harian Tanfidziyah PBNU yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta Pusat dan diumumkan langsung oleh Gus Yahya pasca kisruh internal menyusul pemakzulan dirinya oleh Syuriyah PBNU.

Gus Yahya menilai seminggu terakhir PBNU mengalami turbulensi. Meski begitu, menurutnya tugas-tugas yang dijalankan PBNU tak boleh terhenti.

“Tugas-tugas dan pekerjaan-pekerjaan PBNU tidak pernah terhenti karena alasan apapun, termasuk realitas yang boleh dikatakan sebagai turbulensi hari-hari ini,” katanya dalam konferensi pers usai rapat, Jumat (28/11).

Alasan Rotasi Jabatan di Lingkungan PBNU

Lebih lanjut, Gus Yahya menyebut rotasi ini dilakukan untuk mengatasi stagnasi manajemen organisasi. Seperti klaster Sekretariat Jenderal yang mengalami hambatan karena ketidakhadiran Gus Ipul yang juga menjabat Menteri Sosial.

Hal tersebut membuat beberapa Surat Keputusan (SK) dikabarkan mandek selama setahun di meja Sekjen.

“Sekjen yang kemudian menjadi Menteri Sosial sudah setahun ini sama sekali tidak sempat menengok kantor PBNU. Walaupun bisa berkoordinasi virtual, tetapi ketidakhadiran fisik menciptakan banyak kendala,” kata Gus Yahya.

Rotasi ini juga mengacu pada ketentuan Anggaran Rumah Tangga NU Pasal 94 serta Peraturan Perkumpulan Nomor 10 dan 13 Tahun 2025.

Dalam risalah rapat disebutkan bahwa tujuan dari rotasi ini adalah untuk meningkatkan efektivitas, kinerja organisasi, dan mengurai penyumbatan birokrasi internal.

Baca Juga:  Bertemu Ketum PBNU, Prabowo Bahas Percepatan MBG

Tak hanya Gus Ipul, dalam rapat tersebut PBNU juga melakukan perubahan pada posisi-posisi strategis lainnya, yakni:

  • KH Masyhuri Malik dari Ketua PBNU menjadi Wakil Ketua Umum PBNU
  • Dr. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dari Sekjen menjadi Ketua PBNU
  • Haji Gudfan Arif dari Bendahara Umum menjadi Ketua PBNU
  • Haji Amin Said Husni dari Wakil Ketua Umum menjadi Sekjen PBNU
  • Haji Sumantri dari Bendahara menjadi Bendahara Umum.

(AKM/NID/RAD)

Trending