Berita
Mulai April, 4.000 ASN Ikut Pelatihan Komcad selama 2 Bulan
Sebanyak 4.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga (K/L) akan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) yang dijadwalkan mulai April 2026.
MPN Indonesia 13 Februari 2026 - Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) dari 49 kementerian dan lembaga (K/L) di Jakarta akan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) yang dijadwalkan mulai April 2026.
Pelatihan dasar militer tersebut merupakan bagian dari program Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam mendukung penguatan sistem pertahanan negara berbasis partisipasi sukarela.
“Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang,” kata Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Bogor pada akhir Januari lalu.
Sasar ASN Usia 18-35 Tahun
Program ini menyasar ASN berusia 18 hingga 35 tahun dan akan berlangsung selama sekitar dua bulan.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menyatakan pelatihan ini merupakan bagian dari konsep pertahanan yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
“Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan, dan kita akan harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad,” ujar Donny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
Minta K/L Kirim Nama-Nama ASN
Kementerian Pertahanan sebelumnya telah mengirim permintaan ke 49 K/L untuk mengirimkan nama-nama ASN yang akan mengikuti pelatihan.
Setelah proses seleksi internal, para ASN akan mengikuti pelatihan tersebut.
“Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini, setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya,” jelas Donny Ermawan.
TNI AD Siap Dukung Pelatihan 4.000 ASN
Terkait pelaksanaan, TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan dalam menyediakan fasilitas pelatihan.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa TNI AD memiliki sarana latihan yang bisa digunakan dalam program ini.
“Ya kemungkinan besar begitu (menggunakan fasilitas TNI AD), cuma kebijakan ini saya kira dari Mabes TNI nanti,” ujar Maruli di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (11/2).
“Jadi kalau apa yang kami punya nanti petunjuknya bagaimana, kita siapkan semaksimal mungkin apa yang kita bisa. Jadi memang yang paling banyak fasilitas untuk berlatih saya kira Angkatan Darat,” tambahnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
