Connect with us

Berita

Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus, Hotman Paris Ngaku Dimarahi Dokter karena Ini

Kondisi kesehatan memburuk setelah operasi, Hotman Paris memilih berhenti mendampingi Febrie Adriansyah dan fokus menjalani pemulihan.

Logompn

Published

on

Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus, Hotman Paris Ngaku Dimarahi Dokter karena Ini
Mundur dari Pengacara Eks Jampidsus, Hotman Paris Ngaku Dimarahi Dokter karena Ini. Gambar: MPN Indonesia/Badri

MPN Indonesia 24 Juli 2026 - Hotman Paris Hutapea mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah pada Kamis (23/7) setelah kondisi kesehatannya memburuk akibat saraf kejepit.

Sebelumnya ia tetap bekerja pascaoperasi tulang belakang di Singapura, meskipun telah mendapat anjuran medis untuk beristirahat total selama dua pekan.

Hotman kemudian memilih menghentikan perannya untuk melanjutkan pengobatan.

Ia mengungkapkan bahwa dokter yang menanganinya di Singapura menegurnya karena tetap menjalankan aktivitas pekerjaan setelah operasi.

“Besok subuh saya akan terbang ke Singapura. Jadi dokter sana sudah marah-marah kenapa kerja gitu lho,” ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Medistra, Kamis (23/7).

Hotman juga menambahkan bahwa kondisinya kembali memburuk dalam beberapa hari terakhir akibat tidak mematuhi anjuran istirahat.

Proses Medis dan Pengobatan

Hotman Paris mengatakan ia mulai mengalami nyeri pada bagian punggung sejak Mei 2026.

Berbagai upaya pengobatan non-bedah telah dilakukan, termasuk fisioterapi, akupunktur, hingga terapi pijat di sejumlah lokasi seperti Kelapa Gading dan Bojong Gede, Bogor. Namun, metode tersebut tidak memberikan hasil.

Ia mengungkapkan pengalamannya saat menjalani berbagai pengobatan sebelum akhirnya memutuskan operasi.

“Bulan Juni sudah kesakitan, sudah bolak-balik. Terus juga akupunktur sampai ke dokter katanya jago pijit di hutan di Bogor, Bojong Gede. Gue baru sadar kok dipijat makin parah,” kata Hotman.

“Dikasih 50 jarum, tusuk sini semua. Sampai dua kali. Baru saya sadar apa yang kejepit di sini,” ucapnya.

Setelah berbagai metode tidak membuahkan hasil, Hotman akhirnya menjalani operasi pada Kamis (9/7) di rumah sakit kawasan Novena, Singapura.

Baca Juga:  Pria Penganiaya Kurir ShopeeFood Ditetapkan sebagai Tersangka

Pelanggaran Anjuran Medis dan Dampaknya

Pascaoperasi, dokter menyarankan agar Hotman Paris menjalani rawat inap selama empat hari dan beristirahat total selama dua minggu.

Namun, ia mengaku meninggalkan rumah sakit lebih cepat dan kembali beraktivitas.

“Dan akhirnya dioperasi dibius total, dua malam opname. Harusnya empat malam, tapi seperti biasa aku kabur ke Hilton Hotel di Singapura, padahal dokter marah, enggak boleh,” tutur Hotman.

Meski disarankan dokter untuk beristirahat total selama dua minggu, Hotman tetap bekerja sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah.

Akibatnya, rasa nyeri kembali muncul dan ia harus menggunakan tongkat serta mengonsumsi obat pereda nyeri.

Pada Jumat (17/7), Hotman Paris masih sempat mendampingi Febrie di Kejaksaan Agung saat pemeriksaan sebagai tersangka.

Namun, pada Minggu (19/7), ia kembali merasakan nyeri dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Medistra.

Keputusan Mundur dan Kelanjutan Kasus

Keputusan mundur diambil pada Selasa (21/7) setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan.

Meskipun sempat diminta menunda pengunduran diri, Hotman tetap memilih fokus pada pemulihan.

Penanganan kasus hukum dan kriminal yang melibatkan mantan Jampidsus tersebut selanjutnya dilanjutkan oleh tim pengacara lain.

“Ada pengacaranya Pak Farizi, pensiunan jaksa senior. Dan ada tim lain,” ungkap Hotman.

Hotman Paris juga menyampaikan risiko kesehatan jika terus memaksakan diri bekerja.

“Saya kerja dua minggu ini. Akhirnya makin parah. Saya sangat khawatir katanya kalau (dipaksakan) takut jadi lumpuh,” tuturnya.

Ia pun dijadwalkan kembali ke Singapura untuk kontrol lanjutan guna memastikan perkembangan kondisi pascaoperasi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending