Connect with us

Berita

Orang Nomor 1 Pertamina Akhirnya Muncul ke Publik untuk Minta Maaf Atas Kasus Korupsi

Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri minta maaf atas kasus korupsi impor BBM. Kejagung tahan 9 pejabat terkait dugaan manipulasi produksi kilang.

Actress 1299250

Published

on

Orang nomor 1 pertamina akhirnya muncul ke publik untuk minta maaf atas kasus korupsi
Orang Nomor 1 Pertamina Akhirnya Muncul ke Publik untuk Minta Maaf Atas Kasus Korupsi. Gambar : YouTube/Pertamina

MPN Indonesia 4 Maret 2025 - Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, akhirnya muncul ke publik untuk menyampaikan permohonan maaf terkait kasus korupsi impor bahan bakar minyak (BBM) yang menyeret sejumlah pejabat perusahaan.

Dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Pertamina pada Senin (3/3), Simon mengakui bahwa kasus ini merupakan ujian besar bagi perusahaan.

Dirut Pertamina Minta Maaf ke Publik, Janji Lakukan Pembenahan

Ia menegaskan bahwa Pertamina akan terus berupaya menjaga kepercayaan masyarakat Indonesia.

“Saya, Simon Aloysius Mantiri, sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero), menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir ini,” ujar Simon melalui kanal YouTube Pertamina, dikutip MPN Indonesia, pada Selasa (4/3).

Simon menyoroti perjalanan Pertamina selama 67 tahun sebagai penyedia energi bagi masyarakat.

Ia mengakui bahwa terdapat kesalahan yang melukai hati rakyat, sehingga perusahaan harus segera melakukan pembenahan agar sesuai dengan harapan publik.

Ia juga menegaskan bahwa masih banyak pegawai Pertamina yang memiliki integritas tinggi.

“Kami bersama insan-insan di Pertamina akan terus berkomitmen untuk membenahi diri kami. Kami telah membentuk Tim Crisis Center untuk mengevaluasi keseluruhan proses bisnis, terutama dari aspek operasional,” ungkap Simon.

Manipulasi Produksi Kilang, Kejagung Tahan 9 Pejabat Pertamina

Permintaan maaf Simon muncul setelah Kejaksaan Agung menahan sembilan orang terkait dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018-2023.

Dari jumlah tersebut, enam orang merupakan pejabat Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan Pertamina.

Menurut Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar, para tersangka diduga melakukan manipulasi dalam Rapat Optimasi Hilir (OH) dengan menurunkan produksi kilang dalam negeri.

Baca Juga:  Dua Kali Dipanggil KPK, Ustaz Khalid Basalamah Sempat Bingung Statusnya: Saya Tersangka?

Hal ini bertujuan agar kebutuhan BBM lebih banyak dipenuhi melalui impor.

Selain itu, terdapat dugaan pemufakatan jahat dalam pengadaan impor minyak mentah dan produk kilang.

Skema ini disebut mengondisikan pemenangan broker tertentu agar terlihat sesuai dengan ketentuan.

Salah satu tersangka dalam kasus ini adalah Riva Siahaan (RS), Direktur Utama Pertamina Patra Niaga.

Ia diduga melakukan kecurangan dalam pembelian spesifikasi minyak dengan cara mengubah produk BBM melalui proses blending.

“Dalam pengadaan produk kilang oleh PT Pertamina Patra Niaga, tersangka RS melakukan pembelian untuk Ron 92 (Pertamax), padahal sebenarnya hanya membeli Ron 90 (Pertalite) atau lebih rendah kemudian dilakukan blending di storage/depo untuk menjadi Ron 92 dan hal tersebut tidak diperbolehkan,” jelas Qohar.

(AKM/NID/RAD)

Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Hasil Psikologi Forensik Anak Tidak Terjadi Eksploitasi pada Anak
Selebriti54 seconds ago

Kuasa Hukum Sarwendah Ungkap Hasil Psikologi Forensik Anak: Tidak Terjadi Eksploitasi pada Anak

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon
Viral8 minutes ago

BPOM Buka Suara usai Video Viral Ikan Asin yang Diduga Disemprot Baygon

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film20 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita31 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga46 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita1 hour ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita1 hour ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita2 hours ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti2 hours ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional3 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Trending