Berita
Patuhi Kebijakan Pramono, ASN di Jakarta: Saya Pengguna Kereta Sejati
ASN Pemprov Jakarta kini diwajibkan menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu.
MPN Indonesia 1 Mei 2025 - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta kini diwajibkan menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu.
Hal itu dilakukan menyusul kebijakan yang tercantum dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 6 Tahun 2025.
Disambut Positif Pekerja Pemda
Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan ASN, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Jakarta, Suharini Eliawati.
Dikenal dengan panggilan Eli, ia mengaku telah menjadi pengguna setia transportasi umum sejak lama dan merasa nyaman dengan kebijakan ini.
“Saya itu pengguna kereta sejati, saya selalu menyebutnya roker sejati,” ujarnya pada Rabu (30/4), dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Pemprov Jakarta.
Berangkat Lebih Pagi demi Dapat Tempat Duduk
Eli, yang tinggal di Citayam, telah menggunakan KRL Commuter Line sejak 1995 untuk berangkat ke tempat kerja.
Pada masa tugasnya di Jakarta Utara, ia turun di Stasiun Kota. Kini, ia turun di Stasiun Gondangdia sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke Balai Kota.
Baginya, naik kereta bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari gaya hidup hemat, sehat, dan peduli lingkungan.
Dengan jadwal harian yang dimulai sejak pukul 03.00 pagi, Eli menyempatkan diri menyiapkan keperluan rumah tangga sebelum mengejar kereta dari Bojong Gede.
Ia memilih berangkat lebih pagi agar mendapat tempat duduk selama perjalanan.
Ia tiba di Stasiun Citayam sekitar pukul 06.00 dan biasanya sampai di kantor sekitar pukul 07.15.
Apresiasi Kemajuan Transmum Jakarta
Menurut Eli, transformasi transportasi umum (transmum) di Jakarta telah berkembang signifikan dibandingkan beberapa dekade lalu.
“Transportasi umum sekarang sudah jauh berubah. Dulu penumpang naik ke atap gerbong, sekarang sudah sangat disiplin, bersih, dan ber-AC,” jelasnya.
Ia menekankan kenyamanan serta efisiensi waktu dan biaya sebagai alasan utama memilih transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.
Eli mengungkapkan bahwa pengalaman pribadinya menggunakan transportasi umum telah menginspirasi rekan-rekannya sesama ASN untuk turut beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi publik.
Baginya, kereta bukan sekadar alat mobilitas, melainkan ruang pertemuan sosial dan kesempatan untuk mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.
“Saya tidak bisa memaksa orang lain, tapi saya bisa memaksa diri saya sendiri untuk jadi contoh. Kalau ada yang ikut, itu bonus,” katanya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
