Connect with us

Berita

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring pada April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah membatalkan rencana penerapan pembelajaran daring yang sebelumnya direncanakan mulai berlaku pada April 2026.

Logompn

Published

on

Pemerintahlah Batalkan Rencana Sekolah Daring pada April 2026, Ini Alasannya
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring pada April 2026, Ini Alasannya | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 26 Maret 2026 - Pemerintah membatalkan rencana penerapan pembelajaran daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sebelumnya direncanakan mulai berlaku pada April 2026.

Dengan demikian, pembelajaran siswa di seluruh Indonesia akan tetap berlangsung secara tatap muka di sekolah seperti biasa.

Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

Alasan Pembatalan

Pembatalan ini merupakan hasil rapat lintas kementerian yang dilaksanakan menjelang akhir Maret 2026.

Keputusan ini diambil untuk menjaga kualitas pendidikan dan mencegah terjadinya penurunan capaian belajar pada siswa seperti saat pandemi Covid-19.

“Pembelajaran akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Interaksi langsung di kelas memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman materi, membangun karakter, serta mengembangkan keterampilan sosial murid,” ujar Mu’ti dalam siaran pers, Rabu (25/3).

Selain itu, pemerintah juga menilai pembelajaran daring tidak menjadi kebutuhan mendesak saat ini.

Prioritas Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menjelaskan bahwa meskipun sempat muncul wacana penggunaan metode hybrid, hasil koordinasi lintas kementerian menyimpulkan bahwa pembelajaran daring bukanlah urgensi untuk saat ini.

Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan, terutama dalam percepatan peningkatan mutu pembelajaran nasional.

“Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara umum,” ujar Pratikno.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Kucurkan Dana Rp40 Miliar, Tangsel akan Kirim Sampah 200 Ton per Hari ke TPA Bangkonol Pandeglang

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending