Connect with us

Berita

Anak Kebutuhan Khusus Tewas Tenggelam di Kali Pesanggrahan Depok, Diduga Sempat Kabur Lewat Jendela Rumah

Seorang anak berkebutuhan khusus (7 tahun) tewas tenggelam di Kali Pesanggrahan, Depok. Korban diduga keluar rumah tanpa sepengetahuan orang tua.

Actress 1299250

Published

on

Anak Kebutuhan Khusus Tewas Tenggelam di Kali Pesanggrahan Depok, Diduga Sempat Kabur Lewat Jendela Rumah
Anak Kebutuhan Khusus Tewas Tenggelam di Kali Pesanggrahan Depok, Diduga Sempat Kabur Lewat Jendela Rumah. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 Desember 2024 - Seorang anak berkebutuhan khusus berusia 7 tahun dilaporkan tewas akibat tenggelam di Kali Pesanggrahan, Depok, Jawa Barat.

Peristiwa di daerah tersebut terjadi pada Senin (16/12) sekitar pukul 13.35 WIB di wilayah Kampung Bulak Barat RT 07 RW 08, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus yang aktivitasnya biasanya dibatasi di dalam rumah oleh orang tuanya.

Namun, korban diduga keluar melalui jendela rumah tanpa sepengetahuan orang tua.

Tidak lama setelah itu, orang tua korban menerima informasi bahwa anak mereka terlihat di Jembatan Kali Pesanggrahan.

Jembatan tersebut menghubungkan wilayah Cipayung dengan Pasir Putih. Namun, korban diduga sudah terbawa arus kali saat berada di area tersebut.

Upaya Evakuasi Korban

Tim penyelamat dari DPKP Kota Depok Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cipayung segera merespons laporan tenggelamnya korban.

Sebanyak empat personel regu penyelamat dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Upaya pencarian berhasil menemukan korban, tetapi korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke rumah duka yang berlokasi di Kampung Bulak Barat nomor 24, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Proses pemulangan jenazah terekam dalam sebuah video yang menunjukkan petugas Damkar mengantarkan korban ke rumah duka menggunakan sepeda motor.

“Korban merupakan seorang anak berkebutuhan khusus yang biasanya dibatasi aktivitasnya di dalam rumah oleh orang tuanya,” ujar perwakilan Damkar Depok pada Selasa (17/12).

Petugas juga memastikan proses evakuasi berlangsung dengan cepat dan jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.

Baca Juga:  Pound Fit di Stasiun MRT Tuai Kritik, Netizen: "Bikin Pusing!"

Trending