Connect with us

Peristiwa

Sariban Pahlawan Lingkungan Wafat, 40 Tahun Bersihkan Bandung Tanpa Gaji

Mbah Sariban, pria 81 tahun yang mendedikasikan hidupnya untuk kebersihan Kota Bandung selama 40 tahun, wafat.

Adinda

Published

on

Sariban pahlawan lingkungan wafat, 40 tahun bersihkan bandung tanpa gaji
Sariban Pahlawan Lingkungan Wafat, 40 Tahun Bersihkan Bandung Tanpa Gaji. Gambar: Greenaration Foundation

MPN Indonesia 10 Maret 2025 - Kota Bandung kehilangan salah satu tokoh inspiratif dalam gerakan lingkungan.

Mbah Sariban, pria berusia 81 tahun yang dikenal karena dedikasinya membersihkan jalanan tanpa pamrih selama 40 tahun, wafat setelah mengabdikan dirinya menjaga kebersihan kota.

Sariban, yang berasal dari Magetan, Jawa Timur, telah menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kebersihan di Bandung.

Mbah Sariban Membersihkan Berbagai Kawasan di Bandung Tanpa Menerima Gaji

Sejak tahun 1983, ia berinisiatif membersihkan sampah di berbagai kawasan seperti Cikutra, Gedung Sate, Gasibu, hingga Dago, tanpa menerima gaji atau bantuan dari pemerintah.

“Awalnya Kota Bandung tahun 1983 itu kotor. Tidak terbentuknya saluran air, (membuat sampah) meluap ke jalan-jalan. Kalau ada sampah-sampah ini kurang peduli masyarakatnya, ya saya turun langsung, saya itu terpanggil,” ujar Mbah Sariban dalam kanal YouTube Al-Jazeera English, yang dikutip MPN Indonesia pada Senin (10/3).

Sejak kecil, Sariban telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Sebagai anak petani di Magetan, ia tumbuh dengan kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga alam.

Pada 1963, ia merantau ke Bandung dan bekerja sebagai petugas kebersihan di Rumah Sakit Mata Cicendo.

Meskipun telah pensiun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), ia tidak menghentikan kebiasaannya menjaga kebersihan.

Setiap hari, ia tetap membersihkan sampah di beberapa wilayah utama di Bandung, termasuk Cikutra dan Gedung Sate tanpa imbalan.

Membersihkan Sampah dengan Sepeda Ontel

Dalam menjalankan misinya, Mbah Sariban hanya bermodalkan sepeda ontel tua, seragam kuning, serta topi caping bertuliskan “Dilarang Buang Sampah Sembarangan”.

Dengan perlengkapan sederhana ini, ia memulai aktivitasnya sejak pukul 07.30 WIB setiap hari.

Baca Juga:  Aksi Spontan Aa Gym: Bantu Atasi Kemacetan Parah di Libur Nataru Bandung

Uniknya, ia lebih memilih menuntun sepedanya daripada mengendarainya, dengan alasan agar bisa tetap berolahraga dan menjaga kesehatan.

“Sepeda ini peninggalan dari penjajah Belanda yang dibawa ke Indonesia. Jadi itu Merci-nya (kendaraan mewah saat) zaman Belanda,” kata Mbah Sariban.

Selain membersihkan trotoar dan jalanan, ia juga memeriksa saluran air, memastikan tidak ada sampah yang menyumbat.

Sampah yang dikumpulkan kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di sebelah Makam Pahlawan Cikutra.

Mbah Sariban tidak hanya bertindak sendirian, tetapi juga menginspirasi masyarakat sekitar.

Dalam perjalanannya membersihkan jalanan, ia kerap berinteraksi dengan pedagang, tukang sampah, dan warga setempat, yang terkadang ikut membantunya mengumpulkan sampah.

Aksi dan dedikasinya mendapatkan apresiasi dari berbagai institusi, baik pemerintahan maupun swasta. Namun, baginya, penghargaan bukanlah tujuan utama.

Kepergian Mbah Sariban meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Bandung, terutama bagi mereka yang mengenalnya sebagai sosok pejuang lingkungan. Selama empat dekade, ia menunjukkan bahwa aksi sederhana seperti membersihkan sampah dapat membawa perubahan besar.

Melalui teladan hidupnya, ia mengajarkan pentingnya kesadaran lingkungan dan tanggung jawab sosial.

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga12 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita31 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita38 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending