Connect with us

Berita

Selamat dari Sambaran Petir, Bocah 5 Tahun Pulih Berkat Dikubur dan Ditutupi Daun Pisang

Sambaran petir membuat bocah 5 tahun tergeletak tak sadarkan diri. Pertolongan tradisional Karo berhasil menyelamatkannya.

Arthur

Published

on

Selamat dari Sambaran Petir, Bocah 5 Tahun Pulih Berkat Dikubur dan Ditutupi Daun Pisang
Selamat dari Sambaran Petir, Bocah 5 Tahun Pulih Berkat Dikubur dan Ditutupi Daun Pisang. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@merindink

MPN Indonesia 20 November 2024 - Seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun berhasil selamat setelah tersambar petir saat bermain hujan di depan rumahnya di Dusun Percihen, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.

Kronologi Peristiwa

Berdasarkan laporan, bocah tersebut sedang bermain di halaman rumah saat hujan turun deras.

Tiba-tiba, petir menyambar tubuhnya, membuatnya tergeletak dan tidak sadarkan diri.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan dengan metode tradisional yang telah lama dikenal dalam masyarakat Karo.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @merindink memperlihatkan proses pertolongan tersebut.

Bocah itu dikubur sebagian tubuhnya ke dalam tanah, sementara daun pisang diletakkan di atas tubuhnya.

Praktik ini dipercaya oleh masyarakat Karo dapat menetralisir muatan listrik dari tubuh korban sambaran petir.

Pertolongan Tradisional yang Membuktikan Keampuhannya

Salah seorang warga, Surbakti, yang terlibat dalam proses penyelamatan, menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan.

“Saat ditanam, juga diletakkan daun pisang di atas kepalanya. Itulah yang kami lakukan, dan sekarang sudah siuman dan pulih kembali,” ujarnya.

Kepercayaan tradisional ini telah diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat setempat.

Respons di Media Sosial

Peristiwa di daerah ini mendapat perhatian luas di media sosial, memicu beragam komentar dari warganet.

Banyak yang memuji kecepatan warga dalam bertindak dan keampuhan metode tradisional tersebut.

“Sifat bumi itu menetralisir muatan listrik, jadi ya, berkat itulah dia selamat,” tulis seorang warganet.

Komentar lain menyoroti pentingnya mempertahankan warisan tradisional dalam menghadapi situasi darurat.

“Pengobatan tradisional seperti ini tidak boleh dilupakan. Ini membuktikan bahwa kearifan lokal bisa membantu menyelamatkan nyawa,” tulis pengguna akun @althe***.

Baca Juga:  Walkot Bogor Tanggapi soal Puluhan Pelajar dan Guru yang Diduga Keracunan MBG

Ada juga yang menyatakan rasa syukur atas keselamatan bocah itu.

“Apapun cara dan ikhtiarnya, harus kita hargai. Alhamdulillah dia selamat dan pulih kembali,” ungkap akun @david***.

Trending