Connect with us

Peristiwa

Truk Sampah di Bandar Lampung Viral, Kondisinya Bolong dan Tak Terawat

Video viral menunjukkan truk sampah di Bandar Lampung dalam kondisi rusak parah. Netizen menyoroti dugaan korupsi dan buruknya pengelolaan anggaran.

Actress 1299250

Published

on

Truk Sampah Di Bandar Lampung Viral, Kondisinya Bolong Dan Tak Terawat
Truk Sampah di Bandar Lampung Viral, Kondisinya Bolong dan Tak Terawat. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@medsos_rame

MPN Indonesia 12 Februari 2025 - Bandar Lampung kembali menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan kondisi truk sampah yang tidak layak beroperasi.

Video ini pun viral usai menunjukkan truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung dengan bak yang penuh lubang di berbagai sisi.

Kejadian ini ramai diperbincangkan warganet sejak pertama kali diunggah oleh akun TikTok @1onetime.id1 dan menyebar luas ke berbagai platform media sosial, termasuk Instagram @medsos_rame.

Dalam video yang beredar, terlihat bagian samping kiri dan belakang truk mengalami kerusakan parah.

Meskipun saat direkam truk tersebut sedang tidak mengangkut muatan penuh, banyak yang menyoroti risiko yang dapat terjadi jika kendaraan ini beroperasi dengan beban sampah yang banyak.

Sampah yang diangkut berpotensi berjatuhan ke jalan, mencemari lingkungan, dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Netizen Soroti Dugaan Korupsi dan Perbandingan dengan Kendaraan Dinas

Kondisi truk sampah yang memprihatinkan ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Banyak warganet yang mengaitkan buruknya pemeliharaan armada DLH dengan dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran.

Beberapa netizen juga menyoroti bagaimana kendaraan dinas pejabat jauh lebih baik dibandingkan dengan truk yang berfungsi untuk kepentingan umum.

“Akibat dikorupsi itu biaya pemeliharaan truknya,” komentar salah satu netizen di akun Instagram.

“Mobil dinasnya lebih bagus 😂” komentar lainnya dari warganet.

“Apa gunanya kita bayar pajak???” timpal netizen lainnya.

Masalah Pengelolaan Sampah di Bandar Lampung Tidak Hanya Soal Armada

Selain permasalahan truk sampah, pengelolaan sampah di Bandar Lampung juga menjadi perhatian pemerintah pusat.

Baca Juga:  Guru Agama di Muna Dilaporkan ke Polisi usai Pukul Murid dengan Sapu Lidi, Ngaku Tak Sengaja

Menjelang akhir 2024, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengambil tindakan tegas dengan menyegel Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.

Keputusan ini diambil setelah ditemukan berbagai pelanggaran terhadap norma pengelolaan sampah berwawasan lingkungan.

Menurut Hanif, hasil investigasi menunjukkan bahwa TPA Bakung gagal memenuhi tiga tujuan utama dalam pengelolaan sampah, yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat, memperbaiki kualitas lingkungan, dan mengolah sampah sebagai sumber daya.

Sampah yang masuk ke TPA ini seharusnya sudah dalam bentuk residu, tetapi kenyataannya masih dalam kondisi utuh, yang justru menambah masalah pencemaran lingkungan.

Penyelidikan Lebih Lanjut dan Sanksi Hukum

Investigasi awal mengindikasikan adanya pelanggaran administratif dan teknis dalam pengelolaan TPA Bakung.

Menteri Hanif menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab akan diproses sesuai hukum.

Jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam pelanggaran ini, maka mereka dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara.

Selain itu, jika pelanggaran terjadi karena kurangnya kemampuan dalam pengelolaan, sanksi pidana tetap dapat diterapkan dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara.

Untuk sementara, TPA Bakung kini berada di bawah pengawasan penuh Kementerian Lingkungan Hidup, dan pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Pemerintah Akan Lakukan Pembenahan Pengelolaan Sampah

Menteri Hanif menegaskan bahwa pembenahan di TPA Bakung harus segera dilakukan untuk mencegah pencemaran lebih lanjut.

Meskipun TPA telah disegel, penutupan total tidak bisa dilakukan secara langsung karena dampaknya yang besar terhadap pengelolaan sampah di Bandar Lampung.

Oleh karena itu, pemerintah akan berfokus pada perbaikan sistem pengelolaan agar lebih efektif dan sesuai dengan aturan.

Baca Juga:  Kasus Badut yang Ditabrak dan Diintimidasi di Tuban Berakhir Damai

Trending