Connect with us

Berita

Polisi Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga 24 Jam

Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal yang akan bersiaga selama 24 jam untuk memberantas aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Logompn

Published

on

Polisi Bentuk Tim Pemburu Begal yang bakal Bersiaga 24 Jam
Polisi Bentuk Tim Pemburu Begal, Siaga 24 Jam. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 Mei 2026 - Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal yang akan bersiaga selama 24 jam untuk memberantas aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan tim khusus tersebut akan disebar ke sejumlah titik rawan.

“Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama menjaga Jakarta lebih aman lagi,” ujar Iman dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (15/5).

Ia menjelaskan pembentukan tim dilakukan karena aksi pembegalan dan kasus kriminal jalanan tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga membahayakan keselamatan korban.

“Tim kami, baik yang ada di jajaran polsek, polres, maupun Direktorat Reserse Kriminal Umum, akan disebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Iman.

Titik Rawan

Polda Metro Jaya menyebut Tim Pemburu Begal akan ditempatkan di berbagai titik rawan kejahatan di Jakarta hingga wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang.

Menurut Iman, wilayah penyangga tersebut kerap terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Kemudian untuk wilayah-wilayah yang terjadi cukup banyak, itu di wilayah penyangga, Bekasi, Depok, kemudian Tangerang,” ujar Iman.

“Ini juga menjadi perhatian kami untuk melakukan upaya pengungkapan dan penekanan atas niat dan kesempatan yang dimiliki oleh para pelaku kejahatan,” sambungnya.

Dibekali Peralatan Taktis

Dalam pelaksanaannya, Tim Pemburu Begal akan dilengkapi sejumlah perlengkapan taktis, antara lain helm, rompi, hingga senjata.

Selain pengerahan personel di lapangan, Polda Metro Jaya juga membangun kolaborasi dengan pegiat media sosial untuk mempercepat pertukaran informasi terkait aksi kriminalitas.

Baca Juga:  Demi Beli Sabu, Anak di Tanjung Balai Nekat Aniaya Ibunya usai Gadaikan Gas Elpiji

“Karena kita butuh kolaborasi yang aktif agar bisa bergerak cepat. Kecepatan kami mendapatkan informasi akan membantu pengungkapan perkara maupun penanganan kejadian di lapangan,” tutur Iman.

(AKM/NID/RAD)

Trending