Connect with us

Berita

Sampah Menumpuk di Tangsel, Wali Kota: TPA Cipeucang sedang Ditata

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, buka suara soal tumpukan sampah setinggi dua meter yang terlihat di sejumlah titik dalam beberapa hari terakhir.

Logompn

Published

on

Tumpukan sampah di sisi jalan pasar ciputat
Tumpukan Sampah di Sisi Jalan Pasar Ciputat | Gambar: MPN Indonesia/Radhita

Banten, MPN Indonesia 15 Desember 2025 - Tumpukan sampah setinggi dua meter terlihat di sejumlah titik di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu lokasi yang terdampak adalah Jalan Otista Raya, tepat di sisi Pasar Cimanggis, Ciputat. Penumpukan juga terjadi di kolong flyover Ciputat dan depan Puskesmas Serpong 1.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa penumpukan terjadi akibat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Serpong sedang menjalani proses penataan dan perbaikan, khususnya di area landfill 3.

“TPA Cipeucang sedang dalam tahap perbaikan dan penataan konstruksi dan timbunan sampahnya, sehingga memang dalam beberapa hari belakangan sampah tidak dapat masuk dulu,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Minggu (14/12).

Upaya Penanganan Sementara

Seebelumnya, Benyamin mengatakan bahwa penataan ini melibatkan metode terasering, yaitu penataan ulang lereng timbunan sampah menjadi seperti tangga, dan dewatering, yaitu pengurangan kandungan air dalam gunungan sampah.

Ia mengatakan perbaikan ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Berdasarkan video yang tersebar di media sosial, tumpukan sampah tampak memenuhi bagian kanan jalan hingga menggunung.

Bahkan sampah-sampah tersebut kini ditutupi terpal biru untuk mengurangi bau dan lalat di lokasi tersebut. Sejumlah petugas dari tim gabungan juga mulai membersihkan ruas jalan yang terdampak air lindi dari tumpukan sampah.

Meski TPA Cipeucang masih mampu menampung sampah dari wilayah Tangsel, menurut Benyamin penampungan tersebut hanya untuk jangka pendek.

“Masih bisa menampung sampah dari Tangsel, tapi itu tidak bisa berlangsung lama hanya untuk beberapa mungkin sebulan dua bulan ini,” katanya.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, Pemerintah Kota Tangsel menyiapkan solusi jangka panjang melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Baca Juga:  Viral! Kepsek SMK di Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming, Pihak Sekolah Buka Suara

“PSEL sudah saya tetapkan pemenang lelang internasionalnya, konsorsiumnya sudah,” ujar Benyamin.

Selain itu, ia juga menyebut sedang membangun kerja sama dengan Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pandeglang, dan Provinsi Jawa Barat di Cibinong untuk pengelolaan sampah.

(AKM/NID/RAD)

Trending