Connect with us

Berita

11 Korban Banjir Keracunan di Pengungsian, Dinkes Agam Bergerak Investigasi

11 korban banjir mengalami keracunan makanan saat berada di pengungsian Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Sabtu (13/12).

Logompn

Published

on

11 korban banjir kabupaten agam keracunan di pengungsian
11 Korban Banjir Kabupaten Agam Keracunan di Pengungsian | Gambar: Instagram/@diskominfo.agam

Aceh, MPN Indonesia 15 Desember 2025 - 11 korban banjir mengalami keracunan makanan saat berada di pengungsian Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Sabtu (13/12).

Menanggapi insiden tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Agam langsung bergerak menindaklanjuti kasus ini dengan melakukan investigasi.

“Saya telah memerintahkan Puskesmas Maninjau untuk melakukan investasi ke lapangan dalam mencari penyebab keracunan 11 warga yang merupakan korban terdampak banjir bandang yang tinggal di lokasi pengungsian,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian, dalam keterangannya di Lubuk Basung, Minggu (14/12).

Dari keterangan korban, mereka menyantap makanan yang disediakan dapur umum dan pecel lele sebelum mengeluhkan gejala keracunan.

Meski begitu, Hendri mengatakan penyebab insiden tersebut masih belum pasti sehingga ia meminta tim dari Puskesmas Maninjau untuk turun ke lokasi pada Minggu pagi dan mengambil sampel makanan yang dikonsumsi para korban.

“Penyebab keracunan ini belum pasti, maka kita melakukan investasi ke lapangan,” lanjut Hendri.

Penanganan Korban

Sebelas korban keracunan yang terdiri dari anak-anak, perempuan dewasa, dan laki-laki ini disebut mengeluhkan gejala seperti mual, muntah, diare, dan pusing usai menyantap makanan.

Karena akses dari Sungai Batang menuju Puskesmas Maninjau terputus akibat banjir bandang pada akhir November 2025, seluruh korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung untuk mendapatkan penanganan medis.

Setibanya di RSUD Lubuk Basung, korban menjalani perawatan intensif. Hingga Minggu, 10 dari 11 orang korban telah membaik dan diperbolehkan pulang.

Sementara satu korban lainnya masih mengalami dehidrasi dan membutuhkan perawatan lanjutan.

“Mudah-mudahan satu korban membaik, sehingga bisa pulang,” tutup Hendri.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Guna Percepat Penanganan Banjir

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending