Connect with us

Berita

Tanggul Mulai Rembes, Dinas SDA DKI Jakarta Bangun NCICD di Pantai Mutiara

DKI Jakarta melanjutkan pembangunan tanggul NCICD di Pantai Mutiara dengan skema multiyears hingga 2027, sebagai upaya penanganan rob dan kebocoran di pesisir utara.

Logompn

Published

on

Tanggul mulai rembes, dinas sda dki jakarta bangun ncicd di pantai mutiara
Tanggul Mulai Rembes, Dinas SDA DKI Jakarta Bangun NCICD di Pantai Mutiara. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@nikoatmaja

MPN Indonesia 26 November 2025 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) kembali melanjutkan pembangunan tanggul pengaman pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Pantai Mutiara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Proyek ini dimulai kembali tahun ini dan ditargetkan selesai pada 2027.

Menurut Ketua Subkelompok Perencanaan Bidang Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai Dinas SDA DKI Jakarta, Alfan Widyastanto, pembangunan dilakukan menggunakan skema multiyears yang berlangsung pada 2025 hingga 2027.

Saat ini, seluruh proses masih berada dalam tahap lelang.

“Pembangunan tanggul NCICD di kawasan pesisir Pantai Mutiara dilanjutkan kembali pada tahun ini yang akan dikerjakan menggunakan skema multi years (MY) pada 2025-2027. Adapun saat ini masih dalam proses lelang,” ujar Alfan dalam keterangan resmi, Selasa (25/11).

Rincian Panjang Tanggul NCICD

Tanggul NCICD yang dibangun memiliki total panjang 530 meter. Dari jumlah tersebut, 430 meter berada di sisi timur kawasan Pantai Mutiara, sementara 100 meter lainnya berada di sisi barat.

Proyek ini merupakan bagian dari kebijakan jangka panjang pemerintah daerah untuk menangani potensi rob dan rembesan di pesisir utara Jakarta.

Alfan menyampaikan bahwa pihaknya turut melakukan pemetaan terhadap tanggul-tanggul lain di kawasan pesisir yang berpotensi mengalami kebocoran.

“Pemetaan juga dilakukan pada tanggul-tanggul di pesisir pantai yang terindikasi dan berpotensi mengalami rembes maupun kebocoran,” jelasnya.

Respons atas Laporan Tanggul Bocor

Pembangunan kembali tanggul NCICD di Pantai Mutiara dilakukan menyusul laporan kebocoran pada tanggul lama.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegur Orang Tua yang Suruh Anaknya Minta Uang: Tidak Mendidik

Peristiwa tersebut mencuri perhatian publik setelah video air laut yang merembes dari bagian bawah tanggul beredar di media sosial pada Senin (24/11).

Dalam video itu terlihat air mengalir dari retakan tanggul dan menyebabkan genangan di area kolam renang sisi dalam tanggul.

Menanggapi hal tersebut, Alfan menjelaskan bahwa Dinas SDA DKI Jakarta telah turun langsung meninjau kondisi tanggul.

“Merespons informasi di sosial media soal tanggul rembes di Pantai Mutiara, Dinas SDA DKI Jakarta saat ini sudah dilakukan survei lapangan,” ungkapnya.

Selain itu, dilakukan pula evaluasi terhadap tanggul-tanggul lain di sepanjang pesisir utara Jakarta yang berpotensi mengalami kondisi serupa.

Survei dan Evaluasi Konstruksi

Dinas SDA DKI Jakarta saat ini melakukan pemetaan struktur tanggul yang terindikasi mengalami rembesan, termasuk di Pantai Mutiara maupun kawasan pesisir utara lainnya.

Alfan menambahkan bahwa salah satu upaya teknis yang telah direncanakan adalah peningkatan elevasi tanggul agar lebih tinggi dari kondisi saat ini.

Evaluasi teknis ini menjadi bagian dari strategi peningkatan ketahanan wilayah pesisir terhadap risiko banjir rob.

Penanganan di Titik Kritis Lain

Selain Pantai Mutiara, pembangunan tanggul NCICD juga dipersiapkan untuk sejumlah titik kritis di pesisir utara Jakarta.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai Dinas SDA DKI Jakarta, Ciko Tricanescoro, pada Rabu (26/11).

“Adapun untuk penanganan jangka panjang, Dinas SDA tengah melakukan pembangunan tanggul pengaman pantai NCICD di sejumlah titik kritis di pesisir utara Jakarta, salah satunya di kawasan Pantai Mutiara,” pungkasnya.

Harapan Penyelesaian Tepat Waktu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap pembangunan tanggul NCICD dapat berjalan sesuai jadwal hingga rampung pada 2027.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran, Rencana Desain Paspor Merah Putih Ditunda

Seluruh pekerjaan direncanakan berlangsung bertahap dengan memperhatikan kondisi eksisting dan risiko teknis di lapangan.

(AKM/NID/RAD)

Trending