Connect with us

Berita

Vaksin TBC M72 Masuk Uji Klinis Fase 3, Efek Samping Terkendali

Indonesia resmi ikuti uji klinis fase 3 vaksin TBC M72, langkah penting atasi TBC dengan harapan hasil lebih efektif dari vaksin BCG saat ini.

Logompn

Published

on

Vaksin tbc m72 masuk uji klinis fase 3, efek samping terkendali
Vaksin TBC M72 Masuk Uji Klinis Fase 3, Efek Samping Terkendali. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 16 Mei 2025 - Indonesia resmi menjadi bagian dari uji klinis fase ketiga vaksin TBC M72 per Kamis (15/5).

Vaksin ini telah dikembangkan selama dua dekade dan sebelumnya diuji di Eropa dengan hasil efikasi sekitar 50 persen.

Kehadiran Indonesia dalam fase ini bertujuan menilai efektivitas vaksin lebih luas, terutama karena kasus TBC di Indonesia mencapai lebih dari satu juta, tertinggi kedua dunia setelah India.

BPOM Pastikan Vaksin Aman dan Efektif

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan keputusan melibatkan Indonesia diambil setelah vaksin dinyatakan aman dari pengujian sebelumnya.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyatakan pentingnya partisipasi Indonesia untuk pengendalian TBC, mengingat vaksin BCG saat ini hanya efektif untuk anak-anak.

“Dengan demikian, dari hasil pasti itu kita masuk ke fase 3. Kita berharap hasilnya lebih bagus,” ujar Taruna Ikrar dalam konferensi pers di Gedung BPOM RI, Kamis (15/5).

Efek samping yang muncul selama uji klinis termasuk demam dan peningkatan suhu tubuh pada tahap awal, namun bersifat ringan dan tidak berbahaya.

“Efek samping yang diperlihatkan memang ada demam, ada peningkatan suhu pada tahap-tahap awal. Tapi setelah itu ya sama dengan vaksin-vaksin pada umumnya,” jelas Taruna.

Strategi Pemerintah dalam Menangani TBC

BPOM menyebut Indonesia beruntung bisa berpartisipasi dalam uji klinis ini karena beban TBC nasional sangat besar.

Vaksin M72 ditujukan untuk kelompok remaja hingga dewasa, yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi oleh vaksin BCG.

Langkah ini menjadi strategi penting pemerintah menghadapi TBC, khususnya yang resisten terhadap pengobatan konvensional.

Pemerintah juga mendorong kepercayaan publik terhadap vaksin ini dengan jaminan keamanan dari BPOM.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Wacanakan Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Jalan Provinsi Berbayar

Keikutsertaan Indonesia selaras dengan kebijakan global pengembangan vaksin berbasis data epidemiologi negara berkembang.

Uji klinis fase kedua yang mencapai efikasi 50 persen menjadi dasar ilmiah melanjutkan fase ketiga.

Vaksin TBC M72 yang dikembangkan dalam jangka panjang ini mengikuti standar internasional, dan keikutsertaan Indonesia diharapkan mempercepat akses masyarakat terhadap vaksin yang efektif untuk berbagai kelompok usia.

(AKM/NID/RAD)

Trending