Connect with us

Viral

BCA Buka Suara Soal Bjorka Kantongi Data Nasabah

BCA membantah klaim Bjorka mengenai kebocoran data nasabah. Bank memastikan sistem keamanannya tetap terjaga.

Actress 1299250

Published

on

Bca Buka Suara Soal Bjorka Kantongi Data Nasabah
BCA Buka Suara Soal Bjorka Kantongi Data Nasabah. Gambar: Reuters/Willy Kurniawan

MPN Indonesia 10 Februari 2025 - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan bahwa informasi mengenai kebocoran data nasabah yang beredar di media sosial tidak benar.

Pernyataan ini merespons klaim akun X @bjorkanesiaaa, yang menyebut bahwa data nasabah BCA telah diretas.

BCA Tegaskan Data Nasabah Aman

Melalui pernyataan resminya, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa data nasabah tetap aman.

Ia menyatakan bahwa informasi yang diklaim oleh Bjorka tidak benar.

“Sehubungan dengan informasi di media sosial yang mengklaim adanya data nasabah BCA yang tersebar, kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Saat ini, kami memastikan bahwa data nasabah tetap aman,” ujar Hera dalam keterangannya, Jumat (7/2).

Hera juga mengimbau agar nasabah lebih berhati-hati terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan BCA.

Ia meminta nasabah untuk tidak membagikan informasi perbankan rahasia, seperti BCA ID, password, One Time Password (OTP), serta Personal Identification Number (PIN), kepada pihak lain.

Klaim Bjorka soal Peretasan

Akun @bjorkanesiaaa mengunggah tangkapan layar yang disebut sebagai akses ke database BCA Mobile.

Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa data nasabah, termasuk nama, nomor rekening, riwayat transaksi, dan jumlah saldo, telah diretas.

Bjorka juga menuliskan peringatan bahwa sistem keamanan BCA perlu diperbarui untuk menghindari risiko lebih besar.

Selain BCA, akun tersebut menyebut bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) dan beberapa bank lain di Indonesia juga menjadi target kelompok ransomware.

“@BankBCA sebuah kejutan bagi perbankan di Indonesia. Jika mereka tidak segera merespons hal ini, maka BCA akan mengalami pelanggaran besar. Bank BSI dan BCIA menjadi target kelompok ransomware, dan mungkin mereka akan menargetkan semua bank di Indonesia,” tulis akun tersebut dalam unggahannya yang kini telah di-suspen oleh X.

Baca Juga:  Pakar Ragukan Sosok Bjorka yang Berhasil Ditangkap Polisi

BCA Perkuat Keamanan Sistem

Menanggapi klaim tersebut, BCA menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan sistem keamanan dan menerapkan strategi perlindungan berlapis untuk melindungi data nasabah.

“BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah,” jelas Hera.

Selain itu, BCA juga mengingatkan nasabah untuk secara rutin mengganti PIN dan password guna meningkatkan keamanan akun mereka.

Imbauan kepada Nasabah

BCA meminta nasabah untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang bisa terjadi melalui pesan singkat, email, maupun telepon.

Bank tersebut menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta data pribadi nasabah melalui kanal komunikasi apa pun.

Dengan pernyataan ini, BCA menegaskan bahwa sistem keamanan mereka tetap terjaga dan data nasabah tidak mengalami kebocoran seperti yang diklaim oleh Bjorka.

Trending