Connect with us

Viral

Begini Pengakuan Warga soal Penemuan Mayat yang Membusuk di Cireundeu

Warga Cireundeu curiga karena bau busuk dari rumah lansia asal Filipina. Mayat ditemukan membusuk, polisi duga korban meninggal akibat stroke.

Logompn

Published

on

Begini pengakuan warga soal penemuan mayat yang membusuk di cireundeu
Lokasi rumah penemuan jasad WNA asal Filipina. Gambar: MPN Indonesia/Nida

Banten, MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Seorang perempuan lanjut usia berinisial BAB (71), warga negara asing asal Filipina, ditemukan meninggal dunia di rumah pribadinya di Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (21/6).

Penemuan mayat terjadi sekitar pukul 14.30 WIB setelah warga mencium bau menyengat dari dalam rumah korban.

Mayat Ditemukan Setelah Warga Mencium Bau Busuk

Warga sekitar curiga karena aroma busuk yang tercium sejak Jumat (20/6).

Mereka kemudian mendobrak pintu rumah dan menemukan korban dalam kondisi membusuk, terlentang, serta mengenakan kaos hitam.

“Sudah mencium bau busuk dari hari Jumat,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada MPN Indonesia di lokasi kejadian, Senin (23/6).

Seorang warga bernama Jali menambahkan, rumah korban memang dikenal tertutup dan korban jarang terlihat beraktivitas.

“Rumah tertutup. Dengar-dengar sih gitu (ada orang dalam rumah). Kita juga dengar kata orang doang,” ujarnya.

Diketahui Tinggal Seorang Diri

Korban diketahui tinggal sendiri sejak berpisah dengan suaminya pada Desember 2024.

Beberapa warga mengaku tidak mengetahui kapan terakhir kali korban terlihat.

Ketua RT setempat menerima laporan dari warga dan segera meneruskannya kepada pihak kepolisian.

Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Penemuan mayat perempuan lansia berinisial BAB (71) WNA asal Filipina yang tinggal seorang diri,” kata Kompol Bambang kepada wartawan.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit stroke.

“Dugaan sementara korban meninggal akibat stroke. Warga menyebut terakhir terlihat beberapa hari lalu,” tambahnya.

Baca Juga:  Menhub Sebut Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Terjadi Hari Ini

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak keluarga menolak autopsi dan menyatakan bahwa kematian korban merupakan musibah.

“Tidak ada tanda kekerasan. Korban memiliki riwayat penyakit stroke. Pihak keluarga menolak autopsi dan menyatakan ini adalah musibah,” jelas Kompol Bambang.

Korban Dikenal Tertutup

Warga setempat menyebut korban jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

“Tertutup banget,” kata Jali.

Penemuan mayat ini sempat mengejutkan warga sekitar karena korban sudah lama tidak terlihat keluar rumah.

Setelah mencium bau tak sedap, warga segera berkoordinasi dengan Ketua RT dan melaporkan kejadian ini ke polisi.

(AKM/NID/RAD)

Trending