Connect with us

Viral

Jelajahi Hutan Gunung Salak, Pria Lansia Hilang dan Belum Ditemukan

Seorang pria lanjut usia hilang saat menjelajah hutan di Gunung Halimun Salak. Tim SAR dan warga lakukan pencarian intensif di medan berat dan cuaca tak menentu.

Logompn

Published

on

Jelajahi hutan gunung salak, pria lansia hilang dan belum ditemukan
Jelajahi Hutan Gunung Salak, Pria Lansia Hilang dan Belum Ditemukan. Gambar: MPN Indonesia/Dimas

Jawa Barat, MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Ayon (60) dilaporkan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, tepatnya di wilayah Ciapus Kapin, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kejadian ini berlangsung pada Minggu (22/6) saat Ayon melakukan aktivitas menjelajah hutan bersama seorang rekannya.

Kronologi Hilangnya Korban

Menurut informasi dari Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, Muhammad Fazry, korban dan temannya memulai perjalanan sekitar pukul 08.00 WIB untuk berolahraga di alam terbuka.

“Mereka berniat mencari keringat dengan menjelajah area pegunungan di sekitar Ciapus Kapin,” ujar Fazry kepada MPN Indonesia di Gunung Halimun Salak, pada Senin (23/6).

Sekitar pukul 11.00 WIB, Ayon memutuskan untuk turun ke lereng sendirian, sementara rekannya memilih menunggu di atas.

Setelah menunggu satu jam tanpa kabar, rekannya memutuskan pulang namun sempat tersesat hingga pukul 15.00 WIB.

“Temannya akhirnya memutuskan pulang pada pukul 12.00 WIB dan sempat tersesat selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil keluar dari hutan berkat mengikuti aliran air,” tambah Fazry.

Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Setelah Ayon tak kunjung kembali hingga malam hari, keluarga dan warga sekitar mulai melakukan pencarian mandiri. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Korban tak kunjung pulang hingga malam. Keluarga dan warga telah berupaya mencarinya di sekitar lokasi terakhir terlihat, tapi belum membuahkan hasil,” jelas Fazry.

Tim Unit Siaga SAR Bogor kemudian turun tangan dan memulai operasi pencarian pada Senin pagi (23/6) pukul 05.00 WIB.

Peralatan yang dibawa meliputi kendaraan Rescue Dmax, perlengkapan SAR hutan, alat medis, air minum, serta perlengkapan vertical rescue.

Baca Juga:  Viral di Bekasi, Bayi Tidak Bisa Dibawa Pulang karena Tunggakan Rp2,5 Juta

“Tim langsung melakukan briefing dan bergerak ke lokasi kejadian untuk memulai operasi pencarian,” ungkap Fazry.

Medan Sulit Jadi Tantangan

Kawasan Gunung Halimun Salak dikenal memiliki medan yang sulit dan luas, sehingga pencarian harus dilakukan dengan strategi yang matang dan terkoordinasi.

Tim SAR dibantu warga dan keluarga korban melakukan penyisiran darat dengan membagi tim ke beberapa sektor, termasuk jalur aliran air yang sebelumnya digunakan oleh rekan korban untuk keluar dari hutan.

Cuaca dan kondisi medan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian yang masih berlangsung hingga saat ini.

(DIM/NID/RAD)

Trending