Viral
Depresi Ditinggal Suami, Ibu Ajak Balitanya Gantung Diri di Kebumen
Ibu dan anak balita ditemukan tewas gantung diri di Kebumen. Polisi menduga depresi akibat tekanan ekonomi dan ditinggal suami.
Jawa Tengah, MPN Indonesia 14 Januari 2026 - Tragedi bunuh diri yang melibatkan seorang ibu dan anak balitanya terjadi di Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Selasa (6/1) sekitar pukul 22.00 WIB.
Seorang ibu rumah tangga berinisial AA (44) ditemukan meninggal dunia bersama anak bungsunya, AT (5), dengan kondisi gantung diri di dalam rumah.
Peristiwa ini diduga kuat dipicu depresi akibat tekanan ekonomi serta ditinggalkan suami yang tidak memberikan nafkah selama dua tahun terakhir.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah anak pertama, korban berinisial AW yang berusia 7 tahun, berhasil melarikan diri dari rumah untuk meminta pertolongan kepada tetangga.
Anak tersebut menjadi satu-satunya korban yang selamat dan sekaligus pelapor kejadian.
Penemuan jenazah AA dan anak bungsunya menggegerkan warga sekitar karena tidak ada tanda-tanda sebelumnya yang mengarah pada tindakan bunuh diri tersebut.
Kepolisian menyatakan bahwa motif sementara mengarah pada beban hidup dan persoalan ekonomi akibat penelantaran oleh suami korban.
Kapolsek Buayan, Iptu Walali Saebani, menegaskan bahwa isu yang sempat beredar terkait perselingkuhan suami korban belum dapat dipastikan.
Fokus penyelidikan saat ini mengarah pada kondisi depresi yang dialami korban dalam jangka waktu panjang setelah ditinggal suami tanpa kabar dan tanpa nafkah.
Kronologi Kejadian dan Hasil Penyelidikan
Peristiwa bunuh diri ini terjadi di rumah korban di Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan.
Berdasarkan keterangan kepolisian, AA mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dan membawa serta anak bungsunya yang masih berusia lima tahun.
Kejadian baru terungkap setelah anak sulung korban keluar rumah untuk meminta bantuan warga sekitar yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Kapolsek Buayan Iptu Walali Saebani menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal mengarah pada faktor ekonomi dan penelantaran keluarga.
“Suaminya merantau dua tahun, tetapi tidak ada kabar keberadaannya. Korban juga tidak diberi nafkah selama itu,” ucap Saebani.
“Hasil olah TKP dan visum yang dilaksanakan oleh tim Inafis Polres Kebumen dan dokter dari RSUD Kebumen cenderung ke ekonomi, mungkin karena ditinggal suaminya,” tambahnya dalam keterangan lain.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kondisi Keluarga dan Anak yang Selamat
Korban diketahui telah ditinggalkan suaminya selama sekitar dua tahun.
Selama periode tersebut, korban tidak menerima nafkah lahir maupun batin.
Pihak kepolisian hingga kini masih kesulitan melacak keberadaan suami korban karena keluarga maupun tetangga tidak mengetahui posisi terakhirnya dan nomor telepon yang bersangkutan sudah tidak aktif.
“Kami sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak keluarga dan tetangga, baik dari sisi korban maupun suami. Namun, tidak ada yang mengetahui posisinya sekarang dan nomor telepon selulernya sudah tidak aktif,” jelas Saebani.
Dalam kejadian tersebut, anak pertama korban sempat diajak untuk ikut mengakhiri hidup, namun menolak dan berhasil menyelamatkan diri.
“Anak yang selamat ini sempat diajak juga oleh ibunya untuk ikut mengakhiri hidup, namun si anak menolak,” ujar Kapolsek Buayan.
Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan tambang plastik berwarna biru lain yang diduga telah disiapkan.
Saat ini, anak yang selamat diasuh oleh keluarga bibinya dan mendapatkan pendampingan dari Dinas Sosial Kabupaten Kebumen untuk pemulihan trauma.
Sementara itu, jenazah AA dan anak bungsunya telah ditangani sesuai prosedur medis dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepolisian menyatakan penyelidikan masih dilakukan untuk melengkapi data terkait latar belakang peristiwa bunuh diri ini di wilayah Jawa Tengah.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
