Connect with us

Viral

Diduga Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Gerbang Tol Ciawi Pagi Ini hingga Porak Poranda

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2, KM 41+400 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta yang diduga akibat mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Logompn

Published

on

Diduga rem blong, truk kontainer tabrak gerbang tol ciawi pagi ini hingga porak poranda
Truk Kontainer Tabrak Gerbang Tol Ciawi Pagi Ini hingga Porak Poranda | Gambar: Dok. Jasa Marga

Jawa Barat, MPN Indonesia 4 September 2025 - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2, KM 41+400 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta, pada Kamis (4/9) pukul 02.35 WIB.

Peristiwa ini melibatkan dua kendaraan, yakni truk kontainer dan truk 3/4 (light truk) yang mengakibatkan sejumlah infrastruktur gardu tol mengalami kerusakan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang dilaporkan mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jazuli, kecelakaan bermula saat light truk sedang melakukan transaksi di gardu nomor 11 GT Ciawi 2. Pada saat bersamaan, truk kontainer datang dari arah belakang.

Truk kontainer tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak dapat berhenti tepat waktu dan menabrak gardu nomor 9 yang diperuntukkan bagi kendaraan kecil.

Setelah menabrak gardu 9, truk kontainer terguling dan menabrak light truk yang sedang berada di gardu 11.

Muatan dari light truk pun tumpah ke arah utara, sementara posisi akhir truk kontainer dalam keadaan terbalik dengan roda kanan berada di atas dan kepala kendaraan menghadap ke arah utara di lajur gardu 9.

“Posisi akhir kendaraan 1 (light truk) normal, muatan tumpah arah utara di lajur gardu 11. Kendaraan 2 (truk kontainer) terbalik roda kanan di atas, kepala arah utara di gardu lajur gardu 9,” jelas Kompol Akhmad dalam keterangannya, Kamis (4/9).

Petugas dari Representative Office 1 JMT bersama tim dari Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan area serta pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan lanjutan.

Baca Juga:  Viral! Warga Penerima Bansos di Bogor Punya Mobil dan Rumah Layak

Upaya Penanganan Pascakejadian

Dari kecelakaan tersebut, tercatat tiga gardu tol mengalami kerusakan sehingga hanya tersisa enam gardu yang masih dapat beroperasi.

Untuk mengurai antrean kendaraan, pihak RO1 mengoptimalkan operasional dengan menggunakan tiga unit mobile reader serta bantuan tapping manual oleh petugas di lapangan.

Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), Alvin Andituahta Singarimbun mengatakan fokus utama saat ini adalah percepatan evakuasi kendaraan yang terlibat serta perbaikan gardu yang rusak agar layanan tol bisa kembali berjalan normal.

“Saat ini kami fokus pada percepatan evakuasi kendaraan yang terlibat dan segera melakukan perbaikan pada gardu tol agar tidak menimbulkan kepadatan berkepanjangan,” tambah Alvin.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending