Berita
Enam Tahanan Polres Tegal Kabur dengan Cara Bobol Lantai
Enam tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Brata Wirya Polres Tegal, Jawa Tengah berhasil melarikan diri pada Jumat dini hari (25/10).
MPN Indonesia 27 Oktober 2024 - Enam tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Brata Wirya Polres Tegal, Jawa Tengah berhasil melarikan diri pada Jumat dini hari (25/10).
Berdasarkan data dari Polres Tegal, empat di antaranya, yakni RH alias Gondrong, AJ, NZ, dan TB, merupakan tahanan kasus narkoba.
Dua lainnya, SU dan WW, sedang menjalani masa tahanan atas kasus pencurian dengan pemberatan (curat).
Identitas mereka telah diumumkan ke publik untuk mempercepat proses pencarian dan penangkapan kembali oleh pihak kepolisian.
Kabur dengan Membobol Lantai Sel
Kapolres Tegal, AKBP Andi M Indra Waspada Amirullahmenjelaskan bahwa pelarian ini diketahui sekitar pukul 02.00 WIB saat pemeriksaan rutin di ruang tahanan.
Pada saat itu, keenam tahanan yang berada di ruang nomor dua tidak ditemukan di tempatnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan bahwa mereka melarikan diri dengan membobol lantai keramik di dalam sel.
“Mereka menggali lantai keramik hingga menembus tembok luar untuk melarikan diri,” jelas Kapolres Tegal dalam keterangan resmi pada hari kejadian.
Area TKP Tak Terpantau CCTV
Menurut AKBP Andi, posisi lubang yang digali berada dekat kamar mandi, area yang tidak terpantau CCTV. Hal ini mempermudah para tahanan melakukan aksi pelarian tanpa terpantau.
Lubang tersebut mengarah ke samping bangunan markas Polres Tegal, yang memberikan akses bagi mereka untuk melarikan diri dari rutan.
Polres Tegal Kerahkan Personel untuk Pengejaran
Polres Tegal segera mengerahkan personel untuk melakukan pengejaran begitu mengetahui enam tahanannya kabur.
Penjagaan di beberapa titik strategis di wilayah Tegal diperketat untuk mencegah pelarian lebih jauh.
AKBP Andi juga memastikan bahwa tim gabungan dari berbagai satuan kepolisian telah dikerahkan untuk melacak dan menangkap kembali para pelaku.
Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan secara intensif.
“Dengan melibatkan tim khusus, kami berupaya keras untuk segera menangkap kembali keenam tahanan yang kabur tersebut,” tegas AKBP Andi.
H-2 Kejadian sempat Diadakan Pengecekan Ruangan
Dua hari sebelum kejadian, AKBP Andi sebenarnya sudah memerintahkan pengecekan ruang tahanan yang saat itu menampung 21 tahanan dalam empat ruang.
Namun, pengecekan tersebut belum cukup untuk mencegah pelarian yang akhirnya terjadi.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
