Viral
Fenomena Langit Merah Darah di Pandeglang Geger! Ini Kata BMKG
Fenomena langit berwarna merah yang muncul di wilayah Pandeglang, Banten, pada Kamis (18/12) sore, mengejutkan masyarakat, ini penjelasan dari BMKG!
Banten, MPN Indonesia 22 Desember 2025 - Fenomena alam langit berwarna merah darah yang muncul di wilayah Pandeglang, Banten, pada Kamis (18/12) sore, mengejutkan masyarakat setempat.
Wilayah yang terdampak penglihatan langit merah pekat ini mencakup Kecamatan Panimbang, Labuan, Pagelaran, Cigeulis, hingga Menes.
Berdasarkan keterangan warga, peristiwa tersebut terjadi usai hujan deras melanda sejumlah kecamatan dan terlihat jelas menjelang malam sekitar pukul 18.00 WIB.
Menanggapi fenomena tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa langit merah yang terjadi di Pandeglang merupakan fenomena optik atmosfer yang dikenal sebagai hamburan Rayleigh (Rayleigh scattering).
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah II Banten, Hartanto, menjelaskan bahwa fenomena tersebut terjadi saat cahaya matahari dalam posisi rendah atau menjelang terbenam harus menempuh jarak lebih jauh melalui atmosfer bumi sebelum sampai ke mata manusia.
“Sehingga hanya warna dengan gelombang panjang seperti merah dan jingga yang mampu menembus atmosfer dan tertangkap oleh mata kita,” jelas Hartanto dalam keterangannya, Jumat (19/12).
Bukan Tanda Bencana
Menurut BMKG, warna merah pekat pada langit juga dipengaruhi oleh faktor-faktor atmosferik seperti tingginya konsentrasi uap air, kelembapan, serta keberadaan partikel aerosol atau debu polutan di udara.
Hartanto menjelaskan bahwa saat ini wilayah Banten, termasuk Pandeglang, sedang berada dalam musim hujan, yang membuat kandungan uap air di atmosfer cukup tinggi dan memperkuat pantulan warna merah pada awan.
“Warna merah yang tampak sangat pekat biasanya dipengaruhi oleh tingginya konsentrasi uap air, atau adanya partikel aerosol di udara,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memastikan fenomena langit merah tersebut merupakan peristiwa alam yang wajar dan tidak terkait dengan potensi bencana.
“Kejadian tersebut tidak mencirikan akan terjadinya bencana alam,” ujar Hartanto.
BMKG meminta masyarakat untuk tidak khawatir secara berlebihan dan tetap mengandalkan informasi cuaca dari sumber resmi.
“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan. Tetap pantau informasi cuaca resmi dan terkini melalui kanal media sosial BMKG,” ucap Hartanto.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
