Connect with us

Berita

Geger! Beredar Video Mesum Pelajar Sesama Jenis di Kuningan

Dua pelajar di Kuningan terlibat dalam video mesum yang beredar. Polisi mengonfirmasi keaslian video tersebut.

Arthur

Published

on

Geger! Beredar Video Mesum Pelajar Sesama Jenis di Kuningan
Video mesum pelajar di Kuningan. Gambar : Instagram/@pdiddypuffy

Jawa Barat, MPN Indonesia 3 Oktober 2024 - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan beredarnya sebuah video mesum yang melibatkan dua pelajar sesama jenis di Kuningan, Jawa Barat.

Video berdurasi 3 menit 24 detik itu memperlihatkan perilaku tak senonoh dua laki-laki remaja di sebuah ruangan yang diduga menyerupai ruang kelas.

Identitas Pelajar Terlibat

Dalam video tersebut, kedua pelaku yang masih berusia belasan tahun diduga merupakan pelajar dari jenjang pendidikan berbeda.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, salah satu pelaku adalah siswa SMA kelas 12, sementara yang lainnya merupakan pelajar SMP kelas 9 di wilayah Kuningan Utara.

Seorang warga Kuningan bernama Asep, yang sempat melihat video tersebut, mengonfirmasi bahwa dirinya mendapatkan rekaman dari seorang teman yang mengenali salah satu pelaku.

“Katanya yang di atas itu pelajar SMA kelas 12, dan yang di bawah pelajar SMP kelas 9,” ungkap Asep, Selasa (1/10).

Ia juga menyatakan prihatin dengan tersebarnya video mesum itu dan memutuskan untuk segera menghapusnya.

Tanggapan Pihak Berwenang

Pihak kepolisian di Kuningan telah mengonfirmasi keaslian video yang viral tersebut.

Iptu Suhandi, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kuningan, membenarkan bahwa kejadian tersebut melibatkan dua pelajar yang saat ini masih berada di bawah umur.

Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menahan kedua oknum pelajar tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Suhandi, dalam proses pemeriksaan, para pelaku mengakui bahwa tindakan tak senonoh tersebut dilakukan sekitar dua minggu sebelum video mulai beredar di dunia maya.

“Benar, dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku, katanya perbuatan itu dilakukan sekitar dua minggu yang lalu. Kasusnya kini masih kita dalami, namun karena para pelaku masih di bawah umur, jadi tidak dilakukan penahanan,” jelas Suhandi, Rabu (2/10).

Baca Juga:  Kegiatan Retret Pelajar Kristen di Cidahu Sukabumi Dihentikan Warga

Penanganan Kasus

Meskipun para pelaku tidak ditahan karena faktor usia, pihak kepolisian tetap akan melanjutkan penyelidikan lebih mendalam.

Fokus utama penyelidikan adalah untuk memahami bagaimana video tersebut bisa tersebar luas di media sosial dan siapa yang pertama kali menyebarkan rekaman tersebut.

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending