Connect with us

Viral

Imbas Banjir Rob Demak, 100 Ribu Warga Nahdliyin akan Gelar Istigasah pada 15 Juni 2025

PCNU Kabupaten Demak akan menggelar aksi jalan kaki dan istigasah sebagai kepedulian terhadap banjir rob.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 11t115215.588
Banjir rob di Demak | Gambar: Ig/@infodemak

MPN Indonesia 11 Juni 2025 - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak akan menggelar aksi jalan kaki dan istigasah kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam berupa banjir rob yang melanda Demak.

Aksi ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu 15 Juni 2025 pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, berlokasi di depan Pabrik Polytron Sayung.

Berdasarkan informasi dari Instagram @demakhariini, sebanyak 100 ribu warga Nahdliyin diperkirakan akan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Jadi Momentum Solidaritas

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat pleno PCNU Demak yang dilaksanakan pada 31 Mei lalu, serta koordinasi dengan ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Kabupaten Demak pada 4 Juni.

Surat edaran resmi yang ditandatangani oleh Ketua PCNU Demak KH. Muhammad Aminudin dan Koordinator Aksi Mustain pada 7 Juni 2025.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum solidaritas dan kekuatan spiritual warga NU dan masyarakat Demak dalam menghadapi bencana rob yang semakin parah di wilayah pesisir utara Jawa tersebut.

Rincian Kegiatan Aksi

Aksi kemanusiaan ini akan melibatkan seluruh elemen PCNU, badan otonom (Banom), serta MWC NU se-Kabupaten Demak.

Kegiatan ini diikuti oleh warga baik yang terdampak langsung maupun tidak terdampak bencana.

Dalam surat edaran yang telah disebarluaskan, titik kumpul peserta aksi telah diatur. Bagi MWC NU Demak, Bonang, Wedung, Mijen, Gajah, Karanganyar, Kebonagung, Dempet, dan Wonosalam, titik kumpul berada di kantor PCNU Demak.

Sementara MWC NU Karangtengah, Mranggen, Karangawen, Sayung, dan Guntur akan berkumpul di exit tol.

Setiap MWC NU diwajibkan mengirimkan satu orang sebagai koordinator penghubung. Peserta juga diminta mengenakan seragam masing-masing, namun bagi yang tidak memilikinya, diminta mengenakan pakaian berwarna putih.

Baca Juga:  Ini Detik-detik Pesantren dan Ratusan Rumah Ambruk Imbas Tanah Bergerak di Tegal

(AKM/NID/RAD)

Trending