Connect with us

Viral

Karyawan PT Timah yang Hina Pekerja Honorer Sebut Tak Sedih usai Dipecat: Makin Menyala Le!

Usai dipecat dari PT Timah akibat komentar kontroversial, Dwi Citra Weni kini berjualan jamu. Netizen mempertanyakan legalitas produknya.

Actress 1299250

Published

on

Karyawan Pt Timah Yang Hina Pekerja Honorer Sebut Tak Sedih Usai Dipecat Makin Menyala Le!
Karyawan PT Timah yang Hina Pekerja Honorer Sebut Tak Sedih usai Dipecat Makin Menyala Le!. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@wenny_myzon

MPN Indonesia 9 Februari 2025 - Dwi Citra Weni, mantan karyawan PT Timah, kembali menjadi sorotan setelah dipecat akibat komentarnya yang merendahkan pekerja honorer.

Tak butuh waktu lama, ia beralih mencari sumber penghasilan lain dengan berjualan jamu.

Keputusan ini justru memicu reaksi warganet yang mempertanyakan legalitas produknya.

Pada Jumat (7/2), melalui unggahan di Instagram, Weni terlihat sibuk menyiapkan dan memberi label pada produk jamu yang akan dijual.

Dalam caption unggahannya, ia menyertakan sindiran kepada warganet yang sebelumnya mengkritiknya.

Respons Weni Pascapemecatan

Alih-alih merasa terpuruk setelah kehilangan pekerjaannya sebagai pegawai BUMN, Weni justru menunjukkan sikap percaya diri.

Ia tak hanya membagikan aktivitasnya saat mengemas produk jamu, tetapi juga melontarkan komentar yang kembali memicu perdebatan.

“Sibuk buat jamu aku. Kalian sibuk aja ngurus gigi aku, slay,” tulisnya di Instagram.

Selain itu, ia kembali menyinggung para pekerja honorer yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

“Honorer budget pas-pasan tapi jiwa sosialita, ngantri berobat, (mending) kalian minum jamu nih,” ujarnya dalam sebuah video.

Tak berhenti di situ, ia juga menyebutkan bahwa produknya ditujukan bagi pekerja honorer.

“Pokoknya jamu ibu suri, (bagi) yang honorer, ini sudah jadi ya. Kalian bisa dapatkan (produknya) di …,” lanjutnya.

Warganet Pertanyakan Legalitas Produk

Unggahan Weni terkait penjualan jamunya langsung menuai respons luas dari publik.

Banyak warganet yang meragukan apakah produk tersebut telah mendapatkan izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

“@bpom_ri cek produknya, kali aja mengandung ubur-ubur ikan lele,” tulis seorang warganet dengan nada sindiran.

Baca Juga:  Diminta Bos Danantara Hapus Pajak BUMN, Purbaya: Enggak Bisa!

Beberapa komentar lain juga meminta BPOM untuk meninjau dan memastikan bahwa produk tersebut telah memenuhi standar keamanan.

Selain itu, sejumlah warganet mengingatkan publik untuk tidak membeli jamu yang diproduksi Weni.

“Jangan ada yang beli,” komentar salah satu pengguna Instagram, disusul dengan seruan lain seperti, “Jangan dibeli guys.”

Kronologi Pemecatan dari PT Timah

Kasus ini bermula dari unggahan video TikTok yang dibuat oleh Weni, di mana ia melontarkan komentar yang dinilai merendahkan pekerja honorer yang antre menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

Dalam video tersebut, ia terlihat masih mengenakan seragam PT Timah, yang menampilkan logo perusahaan.

Video tersebut viral dan menuai kritik dari berbagai pihak.

Akibatnya, PT Timah mengambil tindakan tegas dengan memberhentikannya sebagai pegawai BUMN.

Keputusan pemecatan diumumkan oleh Kepala Bidang Komunikasi PT Timah, Anggi Siahaan, pada Kamis (6/2).

“Setelah melalui proses evaluasi, dapat kami sampaikan bahwa PT Timah Tbk telah mengeluarkan ketetapan dengan sanksi pemutusan hubungan kerja terhadap yang bersangkutan,” ujar Anggi dalam keterangan tertulis.

Sebelum pemecatan, Weni telah menerima Surat Peringatan 2 (SP2) dan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan internal oleh manajemen PT Timah.

Evaluasi yang dilakukan akhirnya mengarah pada keputusan pemutusan hubungan kerja sebagai langkah perusahaan dalam menegakkan disiplin dan etika kerja.

PT Timah juga menegaskan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme serta menghormati seluruh karyawan, tanpa membedakan status kepegawaian.

Selain itu, perusahaan mengingatkan seluruh pegawai untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial guna menghindari dampak negatif terhadap diri sendiri maupun perusahaan.

Setelah dipecat, Weni tidak menunjukkan penyesalan atau kesedihan.

Sebaliknya, ia terus mengunggah pernyataan yang menantang para pengkritiknya.

Dalam unggahan Instagram Story, ia kembali menyindir pengguna BPJS dan netizen yang membicarakannya.

Baca Juga:  Purbaya Sentil Dirut Bank BUMN: Mereka Pintar Cuma Malas, Sabtu-Minggu Main Golf

“Niat kalian menghina saya biar nangis-nangis gitu dipecat. Kok kalian pula yang tantrum melihat aku semakin menyala?” tulisnya.

Dengan gaya penuh percaya diri, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa terpojokkan dengan keputusan PT Timah.

“Dipecat nangis? Dipecat makin menyala le,” tulisnya lagi.

Trending