Connect with us

Viral

Opang di Pondok Ranji Larang Ojol Angkut Penumpang, Kunci Dicabut Paksa

Kronologi seorang pengemudi ojek online yang dapat intimidasi dari ojek pangkalan di area Stasiun Pondok Ranji saat tengah menjemput penumpang.

Logompn

Published

on

Opang di pondok ranji larang ojol angkut penumpang, kunci dicabut paksa
Opang di Pondok Ranji Larang Ojol Angkut Penumpang, Kunci Dicabut Paksa | Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@wargatangsel

Banten, MPN Indonesia 18 Agustus 2025 - Seorang pengemudi ojek online (ojol) mendapat intimidasi dari ojek pangkalan (opang) di area Stasiun Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Dalam kejadian yang terekam akun TikTok @permenkaret3994 pada Sabtu (16/8), terlihat kunci motor ojol dicabut secara paksa oleh seorang pria yang diduga merupakan opang saat ojol tersebut hendak menjemput penumpang.

Kronologi Kejadian

Lokasi kejadian berada tidak jauh dari pintu keluar Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan. Dalam video terlihat pria berbaju merah dan celana jeans panjang menghampiri pengemudi ojol, mencabut kunci motornya, dan menyuruhnya meninggalkan lokasi.

Penumpang ojol yang saat itu menunggu penjemputan memberikan penjelasan kepada opang bahwa ia sendiri yang memesan layanan ojol karena hendak ke rumah sakit.

“Kaget banget pesan Gojek, saya minta dijemput dekat rel Stasiun Pondok Ranji karena saya buru-buru mau ke RS. Tiba-tiba pas mau naik ada opang nyabut kunci motor abang Gojeknya dan nyuruh turun dari motor,” bunyi keterangan video, dikutip MPN Indonesia pada Senin (18/8).

Penumpang ojol mengungkapkan bahwa opang memaksa pengemudi ojol untuk meninggalkan lokasi, termasuk motornya.

Ia memohon agar pengemudi ojol tidak diperlakukan seperti itu dan bahkan menyatakan kesediaannya untuk menggunakan jasa opang asal pengemudi ojol dilepaskan.

“Dan saat gue bilang iya saya mau pakai opang asal lepasin abangnya, akhirnya dilepasin dan saya harus wajib naik opang yang harganya dua kali lipat,” tambahnya dalam keterangan yang sama.

Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan.

Baca Juga:  Mayat Ditemukan Mengapung di Pantai Galau Pandeglang

“Intinya akan kami interogasi semua, pelaku yang kita amankan, korban, para saksi di TKP, dan operator ojek online,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/8).

Kompol Bambang menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap praktik premanisme di wilayah hukum Polsek Ciputat dan Ciputat Timur.

“Enggak ada ruang bagi pelaku premanisme di wilayah Polsek Ciputat dan Ciputat Timur,” tambahnya.

Sementara itu, penumpang dalam video TikTok terbarunya mengatakan bahwa pelaku sudah diamankan oleh Polsek Ciputat Timur. Pihak kepolisian juga menjelaskan bahwa tidak ada zona khusus untuk ojol/opang di wilayah Stasiun Pondok Ranji.

“Kanit Polsek Ciputat Timur menjelaskan bahwa tidak ada zona untuk opang/ojol, semua berhak meminta dijemput di mana bahkan perjanjian apapun yang dibuat oleh ojol dan opang itu tidak sah,” tulis penumpang yang jadi saksi atas kelanjutan kasus tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Trending