Connect with us

Viral

Palang Pintu Tak Berfungsi, 3 Orang Tewas Tertabrak Kereta di Sleman

Kecelakaan kereta api di perlintasan sebidang Jalan Raya Piyungan-Prambanan, Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta menewaskan tiga orang dan empat lainnya luka-luka.

Logompn

Published

on

Palang pintu tak berfungsi, 3 orang tewas tertabrak kereta di sleman
Palang Pintu Tak Berfungsi, 3 Orang Tewas Tertabrak Kereta di Sleman | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 5 November 2025 - Kecelakaan kereta api yang terjadi di perlintasan sebidang Jalan Raya Piyungan-Prambanan, Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada Selasa (4/11) menewaskan tiga orang dan empat lainnya luka-luka.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda motor tertabrak oleh KA 161 Bangunkarta.

Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto menyatakan bahwa ketiga korban tewas merupakan pengendara sepeda motor.

“Yang meninggal dunia ada tiga orang. Semuanya adalah pengendara motor. Ada dua unit motor, yang satu boncengan,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian, Selasa siang.

Sementara itu, empat korban luka berasal dari mobil berwarna merah yang ditumpangi oleh satu keluarga, terdiri dari suami, istri, dan dua balita yang kini dirawat di dua rumah sakit berbeda.

“Pengendara mobil merah masih dirawat di rumah sakit. Isinya di mobil tersebut ada empat orang, suami istri dan dua balita,” lanjut Dede.

Palang Pintu dan Sirine Tak Berfungsi

Menurut keterangan saksi mata bernama Yesi (26), kecelakaan terjadi ketika kereta melintas dari arah timur ke barat dan membunyikan klakson cukup lama.

Namun, palang pintu sisi utara tidak menutup dan sirine tidak berbunyi.

“Kejadiannya dari arah timur kereta sudah klakson terus. Nah saya lihat arah barat itu palangnya nggak ditutup, palang kereta masih dibuka tapi suaranya (sirine) enggak ada,” ujarnya di lokasi kejadian.

Ia juga menyebut bahwa palang sisi selatan sudah dalam kondisi patah sebelum kejadian.

“Saya lihatnya yang sini (utara), sana (palang sisi selatan) enggak tahu tapi posisinya sudah patah,” tambahnya.

Baca Juga:  10 Rekomendasi Tempat Wisata di Yogyakarta, Wajib Kamu Kunjungi saat Libur Lebaran

Tanggapan Pihak Terkait

Kapolsek Prambanan menyampaikan bahwa penyelidikan masih dilakukan bersama PT KAI.

“Kronologis kejadian kami masih mendalami penyebab terjadinya laka kereta api. Yang pasti kami masih kerja sama dengan PT KAI untuk menelusuri penyebab kejadian laka kereta api,” kata Dede.

Sementara pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta, melalui Manager Humas Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu data resmi dari rumah sakit mengenai kondisi korban dan sedang melakukan penelusuran teknis terkait penyebab kecelakaan.

“Kami masih menunggu info resmi dari rumah sakit. Untuk semua biaya prosesnya dari KAI yang akan menanggung,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya masih memeriksa penyebab insiden tersebut.

“Untuk penyebab masih dalam pemeriksaan dan penelusuran teknis ya. Saat ini KAI Daop 6 berfokus pada penanganan korban dan pendampingan keluarga untuk seluruh proses yang dibutuhkan,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending