Connect with us

Viral

Sungai di Tapsel Meluap Lagi hingga Jembatan Darurat Hanyut, Warga di Posko Pengungsian Panik!

Sungai Garoga di Tapanuli Selatan kembali meluap hanya 15 menit setelah hujan turun. Jembatan darurat hanyut, warga di posko pengungsian panik.

Logompn

Published

on

Sungai di tapsel meluap lagi hingga jembatan darurat hanyut, warga di posko pengungsian panik!
Sungai di Tapanuli Selatan meluap lagi Selasa sore (9/12). Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@polres_tapanuli_selatan

MPN Indonesia 10 Desember 2025 - Sungai Garoga di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara kembali meluap pada Selasa petang (9/12) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, hanya terhitung belasan menit setelah hujan mulai turun sejak pukul 16.13 WIB.

Akibatnya, warga dan petugas yang berada di sekitar sungai dan di posko pengungsian segera menyelamatkan diri menjauhi area bantaran sungai.

Jembatan Darurat Hanyut

Luapan air membawa material kayu dan menghantam jembatan darurat berupa jalan temporer yang sebelumnya dibangun sebagai akses utama warga.

Dalam video yang beredar, terlihat arus sungai yang deras menghanyutkan jalan tersebut, membuat kondisi semakin parah terutama di area pengungsian yang berada tidak jauh dari lokasi.

Warga dan pekerja di sekitar sungai, termasuk yang tengah menggunakan alat berat untuk evakuasi kayu, terlihat panik dan berhamburan menyelamatkan diri.

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, membenarkan kejadian tersebut.

“Iya tadi sore,” ujarnya pada Selasa (9/12).

Sungai Meluap Cepat dalam 15 Menit

Kondisi luapan air terjadi karena peningkatan debit yang sangat cepat hanya dalam waktu sekitar 15 menit sejak hujan deras mengguyur Desa Garoga.

Sungai yang telah mengalami pendangkalan membuat arus air tidak tertampung dan langsung mengalir deras ke area jalan yang sebelumnya sudah jebol.

Kayu-kayu besar yang digunakan warga sebagai jembatan darurat ikut terseret arus.

Upaya pencegahan sempat dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk menepikan material kayu agar tidak terbawa ke hilir.

Namun, derasnya arus membuat pengendalian di lapangan menjadi tidak efektif.

Situasi di sekitar sungai dan pengungsian semakin mencekam seiring meningkatnya curah hujan di wilayah Batangtoru dan sekitarnya.

Baca Juga:  Kisah Driver Ojol di Batam, Solihun yang Meninggal karena Kelelahan usai Kejar Orderan hingga Larut Malam

Posko pengungsian yang berada dekat dengan aliran sungai menjadi titik kepanikan saat air mulai membawa kayu-kayu panjang menuju permukiman.

Warga yang sedang berteduh langsung menjauh karena khawatir akan banjir susulan.

Melalui akun Instagram @polres_tapanuli_selatan, kepolisian mengimbau masyarakat untuk waspada dan menghindari aktivitas di sekitar area rawan banjir.

“Mari bersama menjaga keselamatan dengan menghindari aktivitas di area rawan dan segera melapor bila melihat tanda-tanda peningkatan debit air,” tulis akun tersebut, dikutip MPN Indonesia Rabu (10/12).

Saat ini, pemantauan terhadap kondisi Sungai Garoga masih terus dilakukan oleh petugas.

Intensitas hujan di wilayah Tapanuli Selatan dan sekitarnya masih tinggi, dan warga diminta tetap mengutamakan keselamatan.

(AKM/NID/RAD)

Trending