Connect with us

Viral

Susul Pati, Warga Cirebon Siap Demo Tolak Kenaikan PBB 1000 Persen

Warga Cirebon siap melakukan demo untuk protes kenaikan PBB yang menyentuh angka 1000 persen.

Logompn

Published

on

Susul pati, warga cirebon siap demo usai pemerintah akan menaikkan pbb 1000 persen
Susul Pati, Warga Cirebon Siap Demo usai Pemerintah akan Menaikkan PBB 1000 Persen | Gambar: Instagram/@cirebon.banget_media

Jawa Barat, MPN Indonesia 14 Agustus 2025 - Isu terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kembali memicu penolakan masyarakat, kali ini terjadi di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Sejumlah warga merespons kenaikan tarif PBB pada 2024 yang disebut mencapai hingga 1000 persen dengan persiapan aksi demonstrasi.

Penolakan ini mengikuti dinamika serupa yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, meskipun Bupati Pati, Sudewo, telah membatalkan kebijakan tersebut setelah mendapat tekanan dari warga.

Salah satu kelompok yang menyatakan siap melakukan aksi adalah Paguyuban Pelangi Cirebon. Pada Selasa (12/8), juru bicara kelompok ini, Hetta Mahendrati, menyampaikan bahwa kebijakan kenaikan PBB dianggap sangat membebani masyarakat.

“Kebijakan kenaikan ini bikin kami kecewa, gelombang penolakan akan terus bergulir,” ujar Hetta kepada wartawan.

Menurut Hetta, kasus pembatalan kenaikan PBB di Kabupaten Pati menjadi contoh nyata bahwa tekanan masyarakat dapat memengaruhi kebijakan pemerintah.

Ia menyebut keberhasilan warga Pati menjadi semangat baru bagi perjuangan masyarakat Cirebon yang kini menghadapi kondisi serupa.

“Kenapa di Cirebon tidak bisa juga yang hampir naik 1000 persen. Kami tidak pernah berhenti berjuang. Asal wartawan tahu, kami berjuang sampai kapan pun,” tegas Hetta.

Ultimatum Disampaikan ke Pemkot Cirebon

Dalam pernyataannya, Paguyuban Pelangi Cirebon juga mengaku telah melayangkan ultimatum kepada pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon.

Mereka menuntut agar pemerintah segera memberikan respons terhadap keberatan warga terhadap kenaikan PBB tersebut.

Jika aspirasi masyarakat tidak diakomodasi, mereka menyatakan siap menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pajak tersebut.

Hetta juga menyampaikan komitmen organisasinya dalam memperjuangkan tuntutan tersebut. Ia menekankan bahwa perjuangan warga tidak akan berhenti di tengah jalan.

Baca Juga:  Viral! Damkar Evakuasi Bocah 7 Tahun yang Nyangkut di Mesin Cuci

“Kalau di Pati bisa, kita juga harus bisa. Kami akan terus berjuang sampai tuntutan ini dikabulkan,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending