Connect with us

Viral

Tim Gegana Sisir Lokasi SD di Srengseng Sawah yang Dapat Ancaman Teror Bom, Ini yang Didapat

Gegana Brimob dan Densus 88 melakukan penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 setelah ancaman bom.

Logompn

Published

on

Tim Gegana Sisir Lokasi SD di Srengseng Sawah yang Dapat Ancaman Teror Bom, Ini yang Didapat
Penyisiran lokasi SD Srengseng Sawah yang dapat pesan ancaman bom. Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 14 Juli 2026 - Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya bersama Densus 88 Antiteror melakukan penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, setelah adanya ancaman teror bom yang diterima pihak sekolah pada Senin (13/7) sekitar pukul 07.30 WIB.

Ancaman tersebut diterima melalui pesan WhatsApp saat siswa dan guru tengah melaksanakan upacara hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang.

Dalam penanganan ini, aparat langsung mengevakuasi seluruh siswa dan mengamankan lokasi untuk memastikan tidak ada bahan peledak.

Hasil Penyisiran di Lokasi

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menyampaikan hasil sementara dari penyisiran yang dilakukan di lokasi.

“Nihil, tapi masih disisir, lagi disisir,” kata Kompol Nurma Dewi kepada wartawan, Senin (13/7).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hingga pemeriksaan awal, belum ditemukan benda mencurigakan terkait teror bom di lingkungan sd tersebut.

Ia juga menjelaskan kronologi penerimaan laporan ancaman yang masuk saat kegiatan upacara berlangsung.

“Laporannya 07.30 WIB, tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru lihat WA-nya, kita langsung datang semuanya, Camat, Lurah,” jelasnya.

Setelah menerima informasi tersebut, aparat melakukan langkah penanganan dengan mengevakuasi siswa keluar dari area sekolah.

“Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu,” tambahnya.

Penyisiran Menyeluruh dan Pengejaran Pelaku

Dalam perkembangan kasus kriminal ini, tim Gegana melakukan penyisiran menyeluruh di seluruh area SDN Srengseng Sawah 15, termasuk ruang kelas, ruang guru, halaman sekolah, hingga sela-sela tanaman.

Selain pencarian bahan peledak, aparat kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku teror bom.

Terduga pelaku masih dalam pengejaran untuk dimintai pertanggungjawaban sekaligus mengungkap motif di balik ancaman tersebut.

Baca Juga:  Jerome Polin Sebut Tumpukan Uang Rp11,8 T Hasil Korupsi CPO Lebih Tinggi dari Gunung Everest

Dalam pesan ancaman yang diterima melalui pesan WhatsApp, pelaku menyebutkan bahwa sekolah akan diledakkan dan terdapat 11 titik ledakan yang telah disiapkan.

Hingga saat ini, belum ditemukan benda mencurigakan selama proses penyisiran berlangsung.

(RIF/NID/RAD)

Trending