Connect with us

Viral

Viral! Anggota Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok ODGJ

Seorang anggota Satpol PP Kebumen tewas dibacok ODGJ saat proses evakuasi di Kecamatan Alian. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

Logompn

Published

on

Viral! Anggota Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok ODGJ
Anggota Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok ODGJ. Gambar: Kolase Tangkapan Layar/X@neVerAl0nely___

MPN Indonesia 3 Februari 2026 - Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tewas setelah dibacok oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat proses evakuasi, Senin (2/2) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, setelah petugas menerima laporan warga terkait ODGJ yang kerap mengamuk dan meresahkan lingkungan sekitar.

Korban diketahui bernama Mochamad Faik (34), warga Kelurahan Kebumen, Kecamatan Kebumen, yang merupakan anggota Satpol PP Kebumen.

Ia mengalami luka bacok serius di bagian leher sebelah kiri setelah diserang pelaku bernama Ruwadi, seorang ODGJ yang hendak dievakuasi dari rumahnya oleh petugas gabungan.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Jenderal Soedirman Kebumen, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah dan pendarahan hebat.

Kronologi Kejadian

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah (Perda dan Perkada) Satpol PP Kebumen, Juniadi Prasetyo, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait perilaku pelaku yang sering mengamuk dan meresahkan warga sekitar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpol PP Kebumen melakukan upaya evakuasi dengan melibatkan unsur gabungan.

“Ya, korban dibacok pakai sabit atau celurit oleh ODGJ saat mau dievakuasi,” kata Juniadi Prasetyo, dikutip MPN Indonesia pada DetikJateng, Selasa (3/2).

Dalam proses evakuasi tersebut, petugas gabungan terdiri dari puskesmas setempat, tiga anggota Polsek Alian Polres Kebumen, dua anggota Koramil Alian, lima anggota Satpol PP, satu perwakilan pemerintah desa, serta pihak keluarga pelaku.

Saat petugas mendatangi rumah pelaku, Ruwadi diketahui mengunci diri di dalam rumah.

Berdasarkan keterangan Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, petugas kemudian berupaya membuka paksa pintu rumah pelaku untuk melakukan evakuasi.

Baca Juga:  Pegawai PT Timah yang Dipecat Ngaku Punya Mobil 6 dan Dapat Uang Bulanan Rp50 Juta

“Saat pintu rumah didobrak, ODGJ tersebut keluar dan langsung mengamuk membawa senjata tajam. Pelaku mengejar korban dan melukainya di bagian leher,” ujar Ira.

Pelaku keluar dari rumah sambil membawa sejumlah senjata, yakni satu bilah sabit atau celurit, satu bilah pisau daging yang diselipkan di pinggang, serta satu bilah linggis.

Saat hendak dimasukkan ke ambulans yang telah disiapkan, pelaku melakukan perlawanan dengan mengayunkan senjata tajam dan benda tumpul tersebut ke arah petugas.

Petugas sempat berupaya melucuti senjata yang dibawa pelaku, namun tidak berhasil.

Dalam situasi tersebut, pelaku kemudian mengejar korban dan mengayunkan sabit ke arah leher sebelah kiri korban hingga menyebabkan luka sayat serius.

“Nah, korban ini dikejar oleh pelaku dan dibacok di bagian leher sebelah kiri. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Soedirman Kebumen. Namun akhirnya meninggal dunia karena memang lukanya parah dan mengeluarkan banyak darah,” jelas Juniadi Prasetyo.

Penanganan Medis

Setelah mengalami luka bacok, korban segera dievakuasi oleh rekan-rekannya ke Rumah Sakit Jenderal Soedirman Kebumen untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, sekitar 30 menit setelah mendapatkan perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, Iwan Danardono, mengonfirmasi bahwa setelah dilakukan pemeriksaan luar di rumah sakit, jenazah korban langsung dipulangkan ke rumah duka.

“Korban dibawa untuk diserahkan kepada keluarganya di Kelurahan Kebumen, Kecamatan Kebumen, untuk segera dimakamkan,” ungkapnya.

Jenazah Mochamad Faik dimakamkan pada Selasa (3/2) pagi dengan upacara kedinasan.

Hingga malam hari, sejumlah tetangga, kerabat, dan rekan kerja korban tampak melayat di rumah duka.

Penyelidikan kepolisian dan barang bukti

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan.

Baca Juga:  Buka Suara soal Main Golf, Kepala BGN: Untuk Beasiswa dan Bencana Sumatra

“Saat ini Polres Kebumen sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian ini,” ujarnya.

Dalam penanganan awal, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengajukan permintaan visum et repertum kepada pihak rumah sakit.

Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen menemukan bercak darah di jalan depan rumah pelaku serta di pondasi halaman rumah.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, yakni satu bilah sabit, satu bilah pisau daging, dan satu bilah linggis yang diduga digunakan pelaku saat menyerang korban.

Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, menambahkan bahwa kasus tersebut saat ini ditangani Unit Reskrim Polsek Alian bersama Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Kebumen sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penyelidikan masih berjalan untuk mendalami unsur peristiwa, termasuk rangkaian tindakan saat evakuasi serta penanganan terhadap terduga pelaku,” kata Yofi.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga4 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita23 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita30 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita55 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending