Connect with us

Viral

Viral! Bocah SD di Lombok Timur Meninggal Dunia usai Tiru Tren Freestyle

Seorang siswa SD di Lombok Timur meninggal dunia setelah meniru tren freestyle yang terinspirasi dari gerakan di gim online.

Logompn

Published

on

Viral! Bocah SD di Lombok Timur Meninggal Dunia usai Tiru Tren Freestyle
Viral! Bocah SD di Lombok Timur Meninggal Dunia usai Tiru Tren Freestyle. Gambar: Ilustrasi Canva

Nusa Tenggara Barat, MPN Indonesia 8 Mei 2026 - Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal dunia setelah meniru tren freestyle yang terinspirasi dari gim online Free Fire.

Korban bernama Hamad Izan Wadi, meninggal dunia pada Minggu (3/5) akibat cedera serius pada bagian leher setelah melakukan gerakan tersebut.

Kepala Kepolisian Sub Sektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, menjelaskan bahwa korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Korban masih kelas 1 SD, meninggal dunia pada 3 Mei yang lalu. Korban bernama Hamad Izan Wadi. Korban meninggal dunia setelah melakukan aksi freestyle yang sedang viral,” kata Yogi dalam keterangannya, Kamis (7/5).

Menurut Yogi, tren freestyle tersebut tengah viral di media sosial dan ditiru oleh anak-anak.

“Ada gim online menampilkan gaya yang ekstrem, itu yang diikuti oleh anak-anak zaman sekarang,” jelas Yogi.

Kronologi Kejadian

Peristiwa yang terjadi di wilayah Lombok Timur ini bermula saat korban meniru aksi freestyle yang sedang tren di media sosial.

Dalam sejumlah video yang beredar, gerakan freestyle yang dimaksud berupa handstand atau berdiri dengan tangan sebagai tumpuan.

Tren tersebut kembali populer di kalangan anak-anak dan banyak diunggah melalui platform sosial media.

Hamad mengalami patah leher setelah melakukan gerakan tersebut dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, cedera yang dialami tergolong serius sehingga nyawanya tidak tertolong.

Risiko Freestyle bagi Anak

Gerakan freestyle dengan handstand dinilai berbahaya jika tidak dilakukan oleh profesional atau orang yang terlatih.

Baca Juga:  Polisi Gelar Patroli Skala Besar di Tangerang Selatan

Dr. Arina Heidyana menjelaskan bahwa struktur tulang anak belum sekuat orang dewasa.

“Iya, bisa berbahaya karena ada kemungkinan risiko cedera saat melakukannya. Cederanya itu bisa membuat pergeseran sendi bahkan sampai patah tulang,” jelas dr. Arina, dikutip MPN Indonesia melalui Klikdokter.com pada Jumat (8/5).

Disebutkan bahwa postur tulang anak yang relatif lebih kecil dan tipis membuat risiko patah tulang lebih besar, terutama jika gerakan dilakukan tanpa peregangan otot dan latihan yang memadai.

Pada gerakan handstand, leher menjadi salah satu bagian tubuh yang menopang berat badan sehingga berisiko mengalami keseleo hingga patah tulang.

Selain itu, ketika tangan dan leher tidak cukup kuat menahan beban tubuh, risiko terjatuh dengan kepala terbentur lantai juga meningkat.

Dampaknya dapat berupa memar, bengkak, perdarahan, hingga gegar otak.

Handstand membutuhkan tingkat kekuatan, fleksibilitas, dan keseimbangan tertentu serta persiapan latihan yang tepat untuk menghindari cedera seperti otot tegang atau pergelangan tangan terkilir.

Imbauan Kepolisian terkait Pengawasan

Menanggapi peristiwa tersebut, Yogi mengingatkan pentingnya pengawasan dari orang tua dan tenaga pendidik.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih waspada terhadap tren digital yang diikuti anak-anak.

“Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Kepada para orang tua kami mengimbau untuk lebih mengawasi aktivitas anak, terutama yang berkaitan dengan tren digital maupun konten permainan yang berdampak negatif,” ujarnya.

“Pihak sekolah dan guru juga diharapkan juga bisa turut memberikan edukasi kepada siswa tentang bahayanya freestyle ini,” pinta Yogi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga11 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita30 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita37 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending