Connect with us

Berita

Viral di Bekasi, Bayi Tidak Bisa Dibawa Pulang karena Tunggakan Rp2,5 Juta

Viral! Bayi perempuan di Bekasi tertahan di klinik bidan akibat tunggakan biaya persalinan Rp2,5 juta.

Actress 1299250

Published

on

Viral di Bekasi, Bayi Tidak Bisa Dibawa Pulang karena Tunggakan Rp2,5 Juta
Viral di Bekasi, Bayi Tidak Bisa Dibawa Pulang karena Tunggakan Rp2,5 Juta. Gambar : Instagram/@undercover.id

MPN Indonesia 21 November 2024 - Peristiwa di daerah Bekasi tengah menjadi sorotan setelah seorang ibu tidak dapat membawa pulang bayinya akibat tunggakan biaya persalinan sebesar Rp2,5 juta.

Kejadian ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @undercover.id pada Rabu (20/11), memicu keprihatinan warganet.

Kronologi Peristiwa

Bayi perempuan tersebut lahir pada Selasa (19/11) di sebuah klinik bidan di Bekasi.

Orang tuanya, Sumyati dan Carda, memilih menggunakan jasa bidan karena kondisi darurat saat kontraksi, sehingga tidak sempat menuju rumah sakit.

Sayangnya, biaya persalinan di klinik tersebut tidak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Menurut informasi yang beredar di media sosial, pasangan ini mengalami kesulitan melunasi biaya persalinan.

Ayah bayi, Carda, yang bekerja sebagai pengamen, hanya mampu mencukupi kebutuhan harian keluarganya, tanpa memiliki tabungan untuk biaya kelahiran.

Viral di Media Sosial

Dalam unggahan di Instagram, terlihat bayi perempuan tersebut tertahan di klinik bidan akibat tunggakan biaya.

“Ya Allah, segini anak cantik begini ya bu ya,” ujar perekam video sembari merekam bayi yang berada di klinik tersebut.

Akun @undercover.id juga membuka donasi untuk membantu keluarga Sumyati melunasi biaya persalinan.

“Semoga ada pendonatur yang berbaik hati untuk membayar tagihan persalinan di bidan,” tulis akun tersebut.

Kondisi Ekonomi Keluarga

Keluarga ini diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Carda, yang sehari-hari mengamen, tidak memiliki penghasilan tetap.

Hingga kini, pasangan tersebut terus berupaya mencari bantuan dari kerabat dan tetangga sekitar.

Namun, belum ada yang mampu memberikan pinjaman untuk melunasi biaya persalinan.

Tanggapan Warganet

Peristiwa ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang menunjukkan simpati dan menawarkan bantuan berupa donasi atau perlengkapan bayi.

Baca Juga:  Pelajar Asal Cimahi Tewas usai Terjun dari Flyover Pasupati Bandung

Namun, beberapa komentar juga mengkritik kesiapan pasangan tersebut dalam merencanakan persalinan.

“Maaf, 9 bulan ngapain aja ya? Kalau sudah tahu ga ada dana, minimal urus BPJS,” komentar dari salah satu netizen.

“Waktu bikin mampu, pas persalinan ngga mampu? Mana suaminya,” tambah netizen lain.

“Penahanan bayi oleh klinik sifatnya sementara, mungkin untuk memastikan kesehatan bayi di hari-hari awal kelahirannya,” tambah netizen lainnya.

Trending