Viral
Viral! Pria Lari Tanpa Busana di Lubuklinggau, Keluarga Bantah karena Gagal Tes TNI
Pria berinisial RB yang viral di Lubuklinggau akhirnya ditemukan keluarga. Pihak keluarga membantah kabar bahwa kondisinya dipicu gagal tes TNI.
MPN Indonesia 28 September 2026 - Seorang pria berinisial RB (23) sempat viral setelah berlari tanpa busana di jalanan Lubuklinggau, Sumatra Selatan.
Keluarga kemudian menemukan RB pada Sabtu (26/9) dan membawanya pulang ke Bengkulu.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Kelurahan Marga Mulya, pada Kamis (24/9).
Keluarga kemudian menemukan RB pada Sabtu (26/9) dan membawanya pulang ke Bengkulu.
Kejadian itu sempat memunculkan dugaan bahwa RB mengalami stres setelah gagal mengikuti tes TNI.
Namun, pihak keluarga membantah informasi tersebut dan menyebut tekanan pekerjaan serta kondisi ekonomi diduga menjadi penyebab yang dialami RB.
“Alhamdulillah, adik kami yang hilang kemarin sudah ditemukan di Kota Lubuklinggau dan sudah berkumpul lagi dengan keluarga. Bagi teman-teman dan keluarga yang sudah membantu pencarian dan memberikan informasi keberadaannya, kami ucapkan beribu terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Selly Yosramah kepada awak media.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setelah video RB berlari tanpa busana tersebar di media sosial.
Keberadaan pria tersebut akhirnya diketahui sehingga keluarga dapat menjemputnya dan membawanya kembali ke kampung halamannya.
Depresi Diduga karena Tekanan Ekonomi
RB diketahui merupakan warga Desa Air Apo, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
Selly Yosramah membenarkan bahwa pria dalam video viral tersebut merupakan anggota keluarganya.
Ia juga menegaskan bahwa kabar yang menyebut RB mengalami depresi akibat gagal mengikuti tes TNI tidak benar.
“Adik saya itu orang miskin, sudah lama menganggur, jadi mungkin depresi,” ujarnya.
Menurut Selly, kondisi yang dialami RB diduga berkaitan dengan tekanan pekerjaan dan kesulitan ekonomi keluarga, bukan karena proses seleksi TNI.
Riwayat Kehidupan RB Sebelum Menghilang
Selly menjelaskan bahwa RB merupakan anak yatim setelah ayahnya meninggal dunia pada 2018.
Sejak saat itu, kondisi ekonomi keluarga semakin sulit. Adik RB bahkan terpaksa berhenti sekolah saat masih duduk di bangku SMP untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
“Harapan keluarga ada pada RB ini. Alhamdulillah dengan keterbatasan biaya dia sempat tamat SMA dan harapannya bisa mendapat pekerjaan layak. Kemarin sempat dapat pekerjaan, cuman tidak bertahan lama sehingga dia kembali menganggur,” ujar Selly.
RB diketahui beberapa kali meminta bantuan kepada Selly untuk dicarikan pekerjaan. Namun, permintaan tersebut belum dapat dipenuhi karena Selly juga belum memiliki pekerjaan.
Kronologi RB Menghilang hingga Ditemukan
Beberapa hari sebelum dinyatakan hilang, RB sempat datang ke rumah Selly dengan pakaian basah akibat kehujanan.
Tidak lama kemudian, RB pergi meninggalkan sepeda motor dan sandalnya.
“Kami kira pergi salat, kemudian ganti baju dan mencari makan. Pas besoknya kami ngantar motornya ke Desa Air Apo, ternyata dia ini hilang. Kami kira dua hari ini dia pulang, ternyata RB ini di Lubuklinggau dan viral,” jelasnya.
Selama ini, keluarga mengaku tidak mengetahui bahwa RB diduga mengalami tekanan psikologis.
“Ibunya dengan adiknya yang selama ini serumah saja tidak tahu kalau RB ini sakit dan depresi,” ujarnya.
Keterangan Dinas Sosial dan Kelurahan
Sebelum keluarga menemukan RB, Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, Hasan Andria, mengaku menerima laporan dari pihak kelurahan mengenai pria yang berlari tanpa busana tersebut.
Saat itu, informasi yang diterima Dinas Sosial menyebut pria tersebut diduga mengalami stres setelah gagal masuk TNI.
Namun, Hasan menjelaskan instansinya tidak melakukan penanganan karena pria tersebut masih memiliki keluarga.
“Menurut informasi dia gagal masuk tentara jadi stres. Jadi kami Dinsos tidak menangani hal itu karena dia masih ada keluarga,” ujar Hasan.
Ia menambahkan, penanganan sebaiknya dilakukan oleh keluarga. Jika diperlukan pengamanan di lapangan, aparat kewilayahan dapat dilibatkan sesuai kewenangannya.
“Kami dapat info kemarin dari lurah, ada pria diduga ODGJ lari-lari sambil telanjang. Karena ada keluarganya jadi keluarganya yang harus ngurus. Kalau masalah menangkap, kan di sana ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Polsek. Kalau Dinsos kan tidak ada ranah untuk menangkap,” lanjut Hasan.
Selain itu, Hasan mengimbau agar keluarga segera membawa yang bersangkutan menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Jika diperlukan penanganan lanjutan, pasien dapat dirujuk melalui fasilitas kesehatan sesuai prosedur.
Sementara itu, Lurah Lubuk Kupang, Ahmad Wahidi, mengatakan pria tersebut sempat memasuki wilayahnya sebelum bergerak ke arah Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.
Wahidi menjelaskan bahwa pria tersebut bukan warga Kelurahan Lubuk Kupang. Pihak kelurahan sempat mengajaknya berkomunikasi dan warga juga memberikan pakaian.
Namun, pria tersebut langsung membuang pakaian itu sebelum bergerak menuju arah Muara Beliti.
“Orangnya kayak ngeblank. Dikasih baju langsung dibuangnya baju itu,” ujar Wahidi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
