Berita
Waduh! Ada Bandara di Morowali yang Tak Punya Perangkat Negara
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap adanya bandara di Morowali yang tidak memiliki perangkat negara seperti bea cukai dan imigrasi. Temuan ini memicu sorotan terhadap Bandara IMIP yang beroperasi sejak 2019.
Sulawesi Tengah, MPN Indonesia 25 November 2025 - Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan temuan adanya sebuah bandara di Morowali, Sulawesi Tengah, yang tidak memiliki perangkat negara sama sekali.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah menyaksikan Latihan Terintegrasi 2025 yang digelar TNI dan sejumlah instansi pada Kamis (20/11).
“Ini anomali, bandara tapi tak memiliki perangkat negara. Dalam bandara ada celah yang membuat rawan kedaulatan ekonomi,” ujar Sjafrie kepada wartawan di Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11).
Sjafrie menegaskan bahwa evaluasi dan penegakan regulasi akan segera dilakukan untuk menutup celah tersebut.
Meski tidak menyebut nama bandara, perhatian publik mengarah pada Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang berada di kawasan industri Morowali dan telah beroperasi sejak 2019.
Dugaan Bandara IMIP Tidak Diawasi Negara
Peneliti Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS), Edna Caroline, menyampaikan bahwa Bandara PT IMIP di kawasan industri seluas 4.000 hektare itu tidak memiliki otoritas negara seperti bea cukai dan imigrasi.
“Morowali itu kan luas banget. 4.000 hektare kawasan industri itu ternyata mereka punya bandara yang tidak ada otoritas Indonesia. Yang berarti orang dan barang bisa keluar masuk tanpa diawasi. Tertutup. Infonya aparat keamanan saja tuh nggak bisa masuk,” ungkapnya melalui kanal YouTube Forum Keadilan TV, Senin (24/11).
Edna juga mengungkap bahwa Menhan Sjafrie telah membenarkan kondisi tersebut.
“Ini yang disampaikan Menhan Pak Sjafrie. Di situ tidak ada bea cukai dan imigrasi. Dan beliau bilang, nggak boleh ada negara di dalam negara,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Bandara IMIP sudah beroperasi sejak 2019 tanpa pengawasan perangkat negara selama bertahun-tahun dan mempertanyakan proses pemberian izinnya.
Menurut Edna, pengawasan udara sangat penting.
“Harapannya harus ada orang bea cukai yang ditaruh di situ, harus ada orang imigrasi juga. Minimal itu. Belum lagi airnav. Ini kan urusan safety juga. Masa pesawat mondar-mandir di situ kita nggak tahu? Ini soal regulasi udara juga,” pungkasnya.
Isu Bandara dan Kebocoran Sektor Tambang
Edna menyebut bahwa keberadaan bandara tanpa pengawasan negara terkait erat dengan isu kebocoran sektor tambang yang telah disorot sejak Pilpres 2014.
Ia mengaitkan situasi ini dengan pernyataan Prabowo Subianto tentang kebocoran tambang ilegal.
Latihan TNI di Morowali yang dipantau Menhan Sjafrie, menurutnya, merupakan bagian dari pengamanan wilayah tambang ilegal, termasuk kawasan industri yang memiliki bandara tanpa otoritas negara.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
