Connect with us

Berita

Wali Kota Bogor Imbau Warga untuk Antisipasi Imbas Gempa M 4,1

Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim minta warga tetap waspada dan tenang dengan gempa susulan.

Logompn

Published

on

Wali kota bogor imbau warga untuk antisipasi imbas gempa m 4,1
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat memberikan keterangan pers terkait gempa M 4,1. Gambar: MPN Indonesia/Dimas

MPN Indonesia 11 April 2025 - Gempa bumi berkekuatan 4,1 Magnitudo mengguncang wilayah Kota Bogor dan sekitarnya pada Kamis malam (10/4), tepatnya pukul 22.16 WIB. 

Peristiwa ini memicu respons cepat dari Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, yang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut terjadi pada koordinat 6.62 Lintang Selatan dan 106.8 Bujur Timur. 

Lokasi gempa berada di darat, sekitar 2 kilometer tenggara dari pusat Kota Bogor, dengan kedalaman hiposenter mencapai 5 kilometer.

Penyebab Gempa dan Analisis BMKG

BMKG mengidentifikasi bahwa gempa ini tergolong gempa bumi dangkal. Gempa tersebut disebabkan oleh aktivitas sesar aktif yang berada di sekitar wilayah Bogor. 

Kedalaman yang relatif dangkal membuat getaran terasa cukup kuat di permukaan, meski tidak disertai dengan peringatan potensi tsunami.

Pihak BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap fenomena serupa, mengingat karakteristik gempa dangkal dapat memicu getaran cukup signifikan, bahkan di wilayah padat penduduk seperti Kota Bogor.

Tanggapan Wali Kota Bogor

Menanggapi peristiwa tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, menyampaikan pernyataan resmi yang ditujukan kepada masyarakat. Dalam siaran persnya, ia mengimbau warga Kota Bogor agar tetap waspada terhadap potensi gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

“Kepada seluruh warga, saya mengimbau untuk mengantisipasi apabila terjadi gempa susulan. Sejauh ini, saya telah menerima laporan mengenai kerusakan ringan di beberapa kantor dinas,” ungkap Dedie Abdu Rachim kepada wartawan pada Jumat (11/4).

Baca Juga:  Gempa M 6,5 di Sumenep Rusak Masjid hingga Rumah, 3 Orang Dilaporkan Luka

Dedie Abdu Rachim juga menyatakan harapannya agar tidak ada kerusakan yang bersifat sedang maupun berat di kawasan Kota Bogor.

“Harapannya, tentu tidak terjadi kerusakan yang sedang maupun berat di sekitar Kota Bogor,” sambungnya.

Penanganan dan Antisipasi Bencana

Sebagai bagian dari langkah preventif, Dedie Abdu Rachim menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor untuk terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan situasi dan potensi bencana lebih lanjut.

“Untuk itu, saya juga meminta kepada pihak BPBD agar terus mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bogor saat ini terus memantau situasi, termasuk menerima laporan dari berbagai instansi mengenai dampak gempa bumi terhadap fasilitas umum dan infrastruktur pemerintah.

Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Mengakhiri pernyataannya, Dedie Abdu Rachim mengajak seluruh warga untuk tetap tenang dan menjaga keselamatan diri serta keluarga. Ia berharap situasi akan tetap kondusif dan tidak ada lagi gempa bumi lanjutan yang menimbulkan kerusakan.

“Kita berdoa agar tidak terjadi lagi gempa susulan,” pungkasnya.

Dengan adanya imbauan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih siaga dan mengikuti arahan dari instansi terkait, khususnya dalam hal mitigasi bencana. 

Pemerintah Kota Bogor terus menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keamanan warga, terutama saat terjadi bencana alam seperti gempa bumi.

(DIM/NID/RAD)

Trending