Berita
Walkot Tangsel bakal Tambah 10 Pompa Penyedot Air di Komplek Pondok Maharta
Wali Kota Tangsel akan tambah 10 pompa air di Pondok Maharta usai banjir melanda. Benyamin Davnie tinjau langsung lokasi dan siapkan anggaran 2025.
Banten, MPN Indonesia 11 Juli 2025 - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten akan menambah 10 unit pompa penyedot air di Komplek Pondok Maharta, Pondok Aren, sebagai respons terhadap banjir yang terus terjadi di wilayah tersebut.
Langkah ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, saat meninjau lokasi banjir pada Rabu (9/7).
Ia menyebutkan bahwa penambahan pompa bertujuan mempercepat proses pengeringan kawasan yang terdampak.
“Mesin pompa air berfungsi, tapi memang kalau melihat debit seperti ini masih kurang. Dan ya insya Allah di APBD 2025 ini sudah kita siapkan lagi pengadaan pompa airnya,” ujar Benyamin, dikutip MPN Indonesia dari situs resmi Pemkot Tangerang Selatan, Jumat (11/7).
Tambahan Pintu Air untuk Maksimalkan Kinerja Pompa
Selain pompa, Pemkot Tangsel juga akan membangun pintu-pintu air baru untuk mendukung sistem pengendalian banjir.
“Kita bangun lagi pintu air, kurang lebih 10 pintu air sepanjang wilayah Tangerang Selatan. Sungai Maharta ini sepanjang wilayah Tangerang Selatan, akan kita bantu, akan kita bangun lagi 10 pompa air, pintu air, kemudian penambahan pompa airnya di beberapa titik,” kata Benyamin.
Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan sistem drainase, terutama saat terjadi hujan deras dan limpahan air dari wilayah lain.
Banjir Dipicu Hujan Deras dan Air Kiriman
Banjir yang melanda Komplek Pondok Maharta sejak malam Selasa (8/7) disebabkan oleh dua faktor utama, yakni curah hujan tinggi dan peningkatan debit air kiriman dari Bogor.
Lokasi ini memang dikenal sebagai langganan banjir ketika cuaca ekstrem melanda kawasan Jabodetabek.
Meski Pemkot telah melakukan normalisasi sungai, curah hujan yang tinggi tetap memicu genangan.
Karena itu, pembangunan infrastruktur tambahan diprioritaskan dalam anggaran tahun 2025.
Tanggap Darurat dan Dukungan Warga
Sebagai bagian dari penanganan darurat, personel BPBD dan Dinas Kesehatan telah disiagakan di lokasi banjir untuk menjamin keselamatan dan pelayanan warga.
“Saya prihatin dengan kejadian banjir kali ini ya, jadi selain curah hujannya yang sangat tinggi kemarin, dan ini masih akan terus… menurut BMKG kan, makanya kita akan siap-siap sebaik mungkin,” ungkap Benyamin.
Masyarakat setempat pun menyambut baik kebijakan tersebut. Salah satu warga, Fitri Dwi (37 tahun), mengaku lega dengan rencana penambahan pompa.
“Alhamdulillah kalau ditambah jadi bisa lebih cepat surutnya air. Dan saya merasa bangga jika orang nomor satu di kota ini masih mau meninjau langsung ke lokasi banjir,” pungkasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
