Connect with us

Berita

Psikolog Sebut Masyarakat Kelas Menengah ke Bawah Rentan Terjerat Judol, Ini Alasannya

Direktur Minauli Consulting, Irna Minauli mengungkapkan bahwa masyarakat kelas menengah ke bawah lebih rentan terjerat judol.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn (80)
Psikolog Sebut Masyarakat Kelas Menengah ke Bawah Rentan Terjerat Judol, Ini Alasannya | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 11 Juli 2025 - Direktur Minauli Consulting, Irna Minauli mengungkapkan bahwa masyarakat kelas menengah ke bawah lebih rentan terjerat praktik judi online (judol).

Faktor pemicunya bukan hanya karena tekanan ekonomi, tetapi juga kondisi psikologis yang kerap dialami kelompok ini.

“Berdasarkan beberapa kasus yang saya tangani pada para pecandu judi online ini, mereka memiliki rasa penasaran karena pernah menang dalam jumlah yang cukup besar dan kemudian kalah dengan jumlah yang lebih besar,” kata Irna saat dihubungi MPN Indonesia, Kamis (10/7).

“Mereka berharap bahwa mereka bisa meraih kembali keberuntungannya dengan terus bermain judi online,” sambungnya.

Apa Pemicu Seseorang Bermain Judi Online?

Menurut Irna, pemicu utama seseorang terlibat dalam praktik judi online adalah kondisi yang disebut BLAST, yaitu singkatan dari Bored or Burn-out (kebosanan), Loneliness (kesepian), Anger (kemarahan), Stress, dan Tired (kelelahan).

Kelima kondisi tersebut sering dialami oleh masyarakat kelas menengah ke bawah, seperti penerima bantuan sosial.

Dalam kondisi itu, mereka cenderung mencari jalan pintas yang dianggap bisa memperbaiki keadaan ekonomi. Salah satunya adalah dengan bermain judi online.

“Mereka melihat judi online sebagai jalan keluar dari kesulitan keuangan yang dialaminya,” ujar Irna.

Mengapa Mereka Terus Kembali Berjudi?

Irna menjelaskan bahwa sebagian besar pecandu judol pernah mengalami kemenangan besar pada awalnya.

Hal ini menimbulkan rasa penasaran dan harapan palsu bahwa mereka dapat menang lagi jika terus bermain, meskipun pada kenyataannya mereka lebih sering kalah dan mengalami kerugian besar.

Dalam praktiknya, para pecandu terus bermain meski sudah menyadari kerugiannya.

Baca Juga:  Para Anggota Baru Diksar Komunitas Pecinta Alam HIMPASUS di Bitung Jadi Korban Penganiayaan, Ditampar hingga Ditendang

Kondisi ini, menurut Irna, berkaitan dengan gangguan psikologis yang disebut impulse control disorder.

Artinya, mereka mengalami kesulitan dalam mengendalikan dorongan untuk tidak berjudi.

“Mereka seolah tidak mampu menahan diri untuk tidak bermain judi online,” ucap Irna.

Apa Dampaknya bagi Kehidupan Mereka?

Ketergantungan pada judi online memiliki dampak besar secara psikologis, sosial, dan ekonomi.

Secara fisik dan mental, para pecandu merasa gelisah atau bahkan sakit ketika tidak berjudi.

Maka dari itu, kecanduan bermain judi online seperti kubangan hitam yang akan terus berputar di situ-situ saja jika tidak ditangani dengan baik.

Kondisi ini dapat merusak hubungan sosial, pekerjaan, dan kehidupan rumah tangga si pecandu.

Banyak di antara mereka yang terlilit utang, termasuk dari pinjaman online, dan pada akhirnya tertekan menghadapi penagihan dari debt collector.

“Akibatnya, mereka juga rentan menjadi pelaku kriminal guna mendapatkan uang untuk membayar hutang dan kembali bermain judi online,” kata Irna.

Bagaimana Upaya Penanganannya?

Menurut Irna, pemblokiran rekening bisa menjadi salah satu cara menghentikan akses ke judi online.

Namun, ia menekankan bahwa yang lebih penting adalah memblokir akses ke situs judinya langsung, karena pecandu bisa mencari cara lain untuk tetap bermain jika situs tersebut masih bisa diakses.

Irna menilai, intervensi pribadi bisa dilakukan dengan mencegah atau mengelola kondisi pemicu seperti stres, kelelahan, atau kesepian.

Namun, karena kondisi itu wajar terjadi dalam kehidupan, yang lebih penting menurutnya adalah melatih kemampuan pengendalian diri.

“Dengan demikian, mereka dapat mengalihkan stres yang dialaminya kepada hal-hal yang lebih positif, seperti dengan berolahraga atau beribadah,” ungkapnya.

Selain itu, Irna menyebutkan bahwa penanganan pecandu harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya dari sisi individu, tapi juga melibatkan keluarga dan pemerintah.

Baca Juga:  Mahasiswi Unpad jadi Korban Percobaan Begal, Dilindas saat Hendak Kabur

Pemerintah harus lebih peka bahwa permasalahan judi online memiliki korelasi antara tekanan ekonomi akibat pengangguran.

Oleh sebab itu, penting untuk menyediakan lapangan kerja yang memadai untuk mengurangi permasalahan judi online ini.

“Kurangnya kesempatan kerja membuat banyak orang melirik judi online sebagai peluang untuk mendapatkan keuntungan yang mereka dambakan,” kata Irna.

(AKM/NID/RAD)

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal9 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga29 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional38 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending