Connect with us

Internasional

Apa Itu OPEC dan OPEC+? Intip Daftar Negara yang Tergabung

Uni Emirat Arab mengumumkan keluar dari OPEC mulai 1 Mei 2026. Ketahui apa itu OPEC dan pengaruhnya terhadap harga minyak global.

Logompn

Published

on

Apa Itu OPEC dan OPEC+ Intip Daftar Negara yang Tergabung
Apa Itu OPEC dan OPEC+ Intip Daftar Negara yang Tergabung. Gambar: Instagram/@opecsecretariat

MPN Indonesia 29 April 2026 - OPEC adalah organisasi antarpemerintah permanen yang dibentuk pada Konferensi Baghdad, Irak pada September 1960.

Lima negara pendiri organisasi ini adalah Republik Islam Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela.

Dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi OPEC pada Rabu (29/4), statuta OPEC membedakan antara Anggota Pendiri dan Anggota Penuh.

Anggota Penuh merupakan negara dengan ekspor bersih minyak mentah yang substansial dan memiliki kepentingan serupa dengan negara pendiri, yang diterima melalui mekanisme persetujuan tertentu.

Organisasi ini bermarkas di Wina, Austria, dan bertujuan mengoordinasikan kebijakan perminyakan di antara negara anggota.

Selain itu, OPEC berupaya mengamankan harga yang adil dan stabil bagi produsen minyak bumi serta memastikan pasokan reguler ke negara konsumen.

Melalui kesepakatan kuota produksi antaranggota, organisasi ini secara kolektif mengendalikan sekitar 30 persen pasokan minyak global.

Apa Itu OPEC+?

OPEC+ adalah aliansi yang dibentuk pada 2016 antara OPEC dan 10 negara produsen minyak non-anggota, termasuk Rusia, Azerbaijan, Kazakhstan, Bahrain, Brunei, Malaysia, Meksiko, Oman, Sudan Selatan, dan Sudan. Brasil disebut bergabung pada awal 2025.

Pembentukan OPEC+ dilakukan untuk memperluas koordinasi produksi di tengah penurunan pangsa pasar OPEC akibat meningkatnya produksi dari negara non-anggota seperti Amerika Serikat.

Menurut perkiraan Badan Energi Internasional, pada 2025 aliansi ini memproduksi sekitar 51,15 juta barel per hari atau hampir 50 persen dari produksi minyak dan cairan minyak global.

Namun pada Maret, sebulan setelah perang Iran dimulai, pangsa tersebut turun menjadi sekitar 44 persen.

Sebelumnya, pada dekade 1970-an, kelompok ini memproduksi lebih dari setengah minyak mentah global sebelum munculnya sumber pasokan non-OPEC seperti Laut Utara.

Baca Juga:  MBS Tegas Tolak Bujukan Trump untuk Normalisasi Hubungan Saudi-Israel

Negara Anggota OPEC

Sejak berdiri, sejumlah negara bergabung dan keluar dari OPEC.

Qatar bergabung pada 1961 dan mengakhiri keanggotaannya pada 1 Januari 2019.

Indonesia bergabung pada 1962, menangguhkan keanggotaan pada Januari 2009, mengaktifkannya kembali pada Januari 2016, lalu kembali menangguhkan keanggotaan pada 30 November 2016.

Angola, yang bergabung pada 2007, menarik keanggotaannya efektif 1 Januari 2024.

Ekuador bergabung pada tahun 1973, menangguhkan keanggotaannya pada Desember 1992, lalu bergabung kembali dengan OPEC pada Oktober 2007, tetapi memutuskan untuk menarik diri dari keanggotaannya di OPEC efektif mulai 1 Januari 2020.

Gabon sebelumnya juga sempat keluar pada 1995 dan bergabung kembali di 2016.

berikut daftar 12 negara yang saat ini tergabung sebagai anggota OPEC:

  • Venezuela
  • Arab Saudi
  • Iran
  • Irak
  • Kuwait
  • Aljazair
  • Kongo
  • Guinea Khatulistiwa
  • Gabon
  • Libya
  • Nigeria
  • Uni Emirat Arab  (menyatakan akan keluar efektif 1 Mei)

Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan aliansi OPEC+ dengan efektivitas mulai 1 Mei, di tengah perang Amerika Serikat–Iran yang memicu guncangan pasar energi global dan gangguan distribusi minyak, termasuk di jalur penting Selat Hormuz.

Keputusan tersebut disampaikan pada Selasa (29/4) dan disebut sebagai hasil evaluasi menyeluruh terhadap strategi energi nasional serta kapasitas produksi masa depan negara Teluk itu.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending