Connect with us

Internasional

Belanda Kirim Penyapu Ranjau di Selat Hormuz untuk Misi NATO

Belanda akan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke Laut Mediterania sebagai bagian dari operasi NATO.

Logompn

Published

on

Belanda Kirim Penyapu Ranjau di Selat Hormuz untuk Misi NATO
Belanda Kirim Penyapu Ranjau di Selat Hormuz untuk Misi NATO. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 29 Mei 2026 - Belanda akan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke Laut Mediterania sebagai bagian dari operasi NATO.

Berdasarkan laporan Reuters, langkah itu diambil guna memungkinkan pengerahan cepat ke Selat Hormuz apabila misi internasional disepakati setelah konflik Iran berakhir.

Keputusan tersebut disampaikan para menteri Belanda dalam surat kepada parlemen pada Rabu (27/5).

Dalam surat tersebut, Menteri Pertahanan Dilan Yesilgöz dan Menteri Luar Negeri Tom Berendsen menyatakan bahwa kapal dijadwalkan berangkat pekan ini.

Kapal tersebut ditargetkan bergabung dengan kelompok penanggulangan ranjau NATO pada pertengahan Juni.

Mereka menyebutkan bahwa persiapan dilakukan untuk kemungkinan peran Belanda dalam memastikan jalur pelayaran yang aman di wilayah Teluk Persia.

Pernyataan Sekjen NATO

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte juga menyampaikan bahwa sejumlah negara sekutu tengah melakukan langkah serupa.

Ia mengatakan beberapa negara sedang “mempersiapkan” dukungan logistik dan dukungan lainnya seperti kapal pemburu ranjau dan kapal penyapu ranjau di dekat Teluk untuk bersiap menghadapi kemungkinan misi apa pun di Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan NATO dalam merespons potensi operasi pascakonflik yang berkaitan dengan keamanan maritim di Selat Hormuz.

Opsi Lain yang Disiapkan Belanda

Selain pengiriman kapal penyapu ranjau, pemerintah Belanda juga mempertimbangkan sejumlah opsi lain.

Salah satu opsi yang disebutkan adalah pengerahan tim gabungan khusus untuk operasi pencarian bawah air, penyelaman, dan penjinakan bahan peledak.

Surat tersebut juga menyebutkan bahwa Belanda sedang menilai kemungkinan untuk menyumbangkan kapasitas staf atau personel kepada koalisi internasional mana pun yang terlibat dalam misi tersebut.

(ADN/NID/RAD)

Baca Juga:  Donald Trump Ajak Rusia, Israel, hingga China Masuk Dewan Perdamaian Gaza

Trending