Internasional
China Bagikan Susu Gratis untuk Dongkrak Angka Kelahiran
Pemerintah kota Hohhot, China, meluncurkan subsidi untuk meningkatkan angka kelahiran, termasuk bantuan finansial dan susu gratis.
MPN Indonesia 31 Maret 2025 - Pemerintah kota Hohhot, ibu kota Provinsi Mongolia Dalam, China, meluncurkan berbagai program subsidi untuk meningkatkan angka kelahiran di wilayah tersebut.
Salah satu kebijakan yang menarik perhatian adalah pemberian susu gratis kepada ibu baru yang melahirkan setelah 1 Maret.
Program ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mengatasi tren penurunan populasi yang telah terjadi selama tiga tahun berturut-turut.
Penurunan angka kelahiran di China sebagian besar disebabkan oleh kebijakan satu anak di masa lalu, urbanisasi yang cepat, serta tingginya biaya perawatan anak.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah pusat telah mengumumkan berbagai subsidi, termasuk layanan penitipan anak dan pendidikan prasekolah gratis.
Kebijakan serupa juga diterapkan di Hohhot dengan tambahan insentif finansial bagi pasangan yang memiliki anak.
Subsidi Finansial bagi Pasangan yang Memiliki Anak
Selain program susu gratis, pemerintah Hohhot memberikan bantuan finansial kepada pasangan yang memiliki anak.
Pasangan yang memiliki anak pertama berhak menerima subsidi satu kali sebesar 10.000 yuan (sekitar Rp22 juta). Untuk anak kedua, mereka akan mendapatkan bantuan tahunan sebesar 10.000 yuan hingga anak berusia lima tahun.
Sementara itu, bagi pasangan yang memiliki anak ketiga, pemerintah akan memberikan subsidi tahunan sebesar 10.000 yuan hingga anak mencapai usia 10 tahun.
Jika dibandingkan dengan pendapatan rata-rata tahunan penduduk setempat, jumlah subsidi ini hampir dua kali lipat.
Program Susu Gratis untuk Ibu Baru
Salah satu kebijakan unik dalam program ini adalah pemberian susu gratis kepada ibu-ibu yang baru melahirkan.
Program ini dikenal dengan nama Aksi Perawatan Kesuburan Satu Cangkir Susu untuk Para Ibu. Melalui program tersebut, ibu yang melahirkan setelah 1 Maret akan mendapatkan satu cangkir susu gratis setiap hari.
Selain itu, ibu baru juga akan menerima voucher elektronik senilai 3.000 yuan (sekitar Rp6,8 juta). Voucher ini diberikan oleh dua perusahaan susu ternama China, yaitu Yili dan China Mengniu Dairy.
Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan ibu dan anak, serta mendorong peningkatan angka kelahiran di wilayah tersebut.
Upaya Nasional dalam Mengatasi Penurunan Populasi
Kebijakan yang diterapkan di Hohhot merupakan bagian dari strategi nasional yang lebih luas untuk meningkatkan angka kelahiran di China.
Saat ini, lebih dari 20 pemerintahan tingkat provinsi di China telah mulai menawarkan berbagai subsidi pengasuhan anak.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap rendahnya angka kelahiran dan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi serta keseimbangan demografi di masa depan.
Berdasarkan dari pemantauan MPN Indonesia dari laporan Reuters, rencana aksi yang dirilis pemerintah China baru-baru ini menekankan pentingnya sistem subsidi pengasuhan anak untuk mendorong pasangan muda agar menikah dan memiliki anak.
Dengan program seperti pemberian susu gratis dan insentif finansial di Hohhot, diharapkan semakin banyak pasangan yang terdorong untuk memiliki anak, sehingga angka kelahiran di China dapat meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
